Digital Media Online

Fitriani: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Diminta Terapkan PSBM

0 21

INFOPANTURA.COM  (Tegal) – Terus meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19, di Kota Tegal, Jawa Tengah membuat Nur Fitriani anggota DPRD dari Fraksi PAN geram (gemremet). Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal diminta untuksegera bertindak.  Tercatat hingga Kamis 12 November 2020, malam mencapai 645 orang

Menurut Nur Fitriani, Pemkot Tegal diminta mempertimbangkan untuk bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

“Kota Tegal perlu melakukan pembatasan sosial berskala mikro,” kata anggota DPRD dari Fraksi PAN Nur Fitriani dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 November 2020.

Menurutnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bisa memunculkan solusi strategis menangani kasus corona yang masih terus meningkat.

“Saya sebagai anggota legislatif tidak punya fungsi pelaksaan APBD, maka saya mohon kepada wali kota untuk melakukan solusi strategis atas meledaknya kasus Covid-19 sekarang ini  dan masyarakat yang positif yang sedang isolasi mandiri,” kata Ani pangilan Nur Fitriani.

Ditegaskan, meningkatnya kasus Covid-19 juga turut membuat tenaga kesehatan kewalahan. Tentunya, hal itu juga sangat berdampak bagi pasien dan keluarganya.

“Di dalam rapat paripurna, atas nama tenaga kesehatan yang sekarang kewalahan dan atas nama keluarga pasien Covid-19, saya mohon keseriusan terhadap kasus yang tidak bisa dianggap enteng,” kata Ani.

Ani sendiri mengkau cukup sedih. Pasalnya, 7 anggota keluarga dari suaminya juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Keluarga suami 7 orang positif. Sekarang 1 di ICU, dan 1 di RS yang kondisinya mulai stabil. Sedangkan 5 isolasi mandiri di rumah ada lansia dan anak anak,” kata Ani.

Ani juga mengusulkan, agar Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro untuk segera menggelar rapat secara khusus menyikapi soal Covid-19.

“Saya sebagai fraksi PAN dan sekaligus sebagai anggota badan anggaran  meminta pimpinan DPRD untuk mengadakan rapat secara khusus tentang  pemaparan perencanaan penggunaan penanganan Covid-19 atau pengamanan jaring pengaman sosial,” pungkas Ani.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.