Digital Media Online

Dinilai Membantu Siswa dan Guru, Habi Ali Setuju Program Local Loop

0 15

INFOPANTURA.COM  (Tegal) –  Pasca pandemic Covid-19 semua sekolah memberlalukan pelajaran jarak jauh (PJJ). Namun muncul persoalan baru yakni HP dan quota untuk siswa maupun guru. Terpaksa pemerintah memberikan quota gratis, namun persoaln muncul kembali karena masih ada siswa yang belum mempunyai HP android. Untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, menggelontorkan anggaran untuk program Local loop (melalui jaringan internet)

 Wakil Ketua DPRD Kota Tegal H Habib Ali, saat melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Sanggar Belajar di Rusunawa, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, mengapresiasi simulasi penggunaan program Local Loop,  Kamis 05 November 2020. Pasalnya, program local loop menggunakan dana APBD sebesar Rp 2,3 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin saat meninjau langsung pelaksanaan simulasi mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemkot yang telah merealisasikan 27 sanggar belajar yang diusulkannya. Di dalamnya disiapkan aplikasi wifi gratis dan tutor-tutor yang peduli dengan pendidikan di Kota Tegal.

“Di sana juga diberikan pulsa gratis untuk anak dan juga guru. Program ini disediakan pemkot atas usulan kami,”ujarnya.

Habib mengatakan, dirinya mengusulkan adanya sanggar belajar itu karena melihat kenyataan jika tidak semua anak punya HP. Karenanya, adanya 27 sanggar belajar itu untuk mengantisipasi anak yang tidak mampu.

Habib Ali juga bersyukur, berkat kegiatan itu, Kota Tegal masuk 5 Kabupaten Kota penghargaan smart city. Bahkan masuk diurutan ke tiga.

“Pemkot Tegal peduli pendidikan di masa pandemi covid-19 dengan mengantisipasi pembelajaran secara daring menggunakan local loop,”tandasnya.

Menurutnya, anggaran yang disediakan untuk program itu yakni Rp2,3 Miliar pada APBD ubahan 2020. Sedangkan untuk Januari 2021 dan seterusnya jika memang dibutuhkan akan diperjuangkan

Kabid Pendidikan Dasar dan Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Tegal Muh Teguh Prijanto mengatakan program local loop saat ini masih dalam tahap simulasi. Itu, untuk mengetahui proses di lapangan sebelum di launching Wali Kota Tegal.

“Nantinya akan dilaunching, namun saat ini masih dalam tahap simulasi,”katanya.

Menurut Teguh, tekhnis pelaksanaan pembelajaran menggunakan local loop itu, yakni siswa menggunakan nomor whats app yang nantinya akan dimasukan ke dalam grup. Selanjutnya, tutor akan membagikan link untuk mengikuti pembelajaran.

“Siswa menunggu jadwalnya, kemudian tinggal klik link yang ada di WA dan langsung bisa mengikuti pembelajaran baik melalui HP maupun laptop yang disediakan secara gratis,”ujarnya.

Diungkapkan Teguh, pembelajaran melalui program local loop itu bisa digunakan di 27 Kelurahan. Tidak hanya untuk siswa SD, melainkan SMP bahkan SMA.

“Siapa saja yang mau mengikuti,  menghubungi Disdik dan akan diverifikasi dan aprove. Pembelajan menyesuaikan jadwal guru,”tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.