Digital Media Online

Permata Bahari Bandung, Sayangkan Konser Dangdut Dimasa Pandemi

0 27


INFOPANTURA.COM (TEGAL) – Persaudaraan Masyarakat Tegal di Bandung Raya ‘Permata Bahari’ menyayangkan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dari Fraksi Golkar, Wasmad Edi Susilo (WES) menggelar konser dangdut di saat pandemic, sementara kasus corona di Kota Tegal terus melonjak. Kasus tersebut viral dan menjadi perhatian publik, hampr semua media nasional memberitakan. Termasuk di medsospun menjadi tranding topic (TT).


Atas kejadian tersebut, Ketua Umum Permata Bahari Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si, melalui rilis yang dikirim ke email redaksi InfoPantutra.com, menyayangkan dan menyatakan sikap diantaranya, pihak penegak hukum diharapkan melakukan tindakan yang tegas dan profesional terhadap kasus tersebut secara objektif, adil dan tidak pandang bulu. Seyogyanya kasus tersebut diproses secara hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
DPRD Kota Tegal secara institusional seyogyanya memberikan sanksi etis terhadap perilaku salah satu anggotanya yang telah melakukan perbuatan yang berpotensi membahayakan kesehatan warga masyarakat secara luas.


Setiap partai politik dianjurkan untuk memberikan sanksi yang tegas terhadap setiap anggota/pengurusnya yang menjadi pejabat publik apabila terbukti melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukumataumerugikan masyarakat luas
Meminta secara khusus kepada Walikota dan Wakil Walikota Tegal, untuk lebih antisipatif terhadap potensi terjadinya peristiwa serupa, dan lebih kencang mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, mengingat kasus konser dangdut yang dihadiri oleh banyak warga tersebut menunjukkan bahwa kesadaran warga untuk mematuhi protokol kesehatan masih relatif rendah.


Meminta Dinas KesehatanKota Tegal untuk melakukan testing secara masal berdasarkan hasil tracing warga yang mengikuti kegiatan konser dangdut tersebut .
“Saya tidk habis pikir, karena penyelenggara kegiatan tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, yang notabene sebagai pejabat public dan seorang wakil rakyat, seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat Kota Tegal untuk lebih menjaga diri dan waspada terhadap ancaman penularan virus yang berbahaya tersebut,” kata Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si, melalui rilisnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, konser dangdut di gelar di lapangan Tegal Selatan, Rabu (23/09/2020) dari siang hingga malam hari, dalam rangkat pesta pernikahan putrinya. Melihat panggungnya besar dan konser hingg malam hari, Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno, mencabut surat ijinnya, namun konser terus berjalan hingga larut malam.


Esok paginya WES minta maaf kepada public melalui media dan ia berserta keluarga termasuk penerima tamu dilakukan swab.


Selanjutnya WES diperiksa Unit Reskrim Polda Jateng dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar UU Nomor 06/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo pasal 216 ayat (1)KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun dan denda Rp 100 juta.(rilis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.