Digital Media Online

Terbukti Tingkatkan Partisipasi Warga, Binda Jateng Kembali Gelar Vaksinasi Door to Door

0 797

INFOPANTURA.COM-SLAWI- Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah 6 wilayah salah satunya di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Sabtu (15/01).  Vaksinasi massal kali ini masih menyasar anak usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door dengan target 7.000 orang.

Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan kegiatan vaksinasi digelar di 6 wilayah diantaranya, di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal untuk vaksin door to door. Sementara lokasi vaksinasi anak dilaksanakan di SDN 1 Piasa Kulon, Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas, SD Muhammadiyah Sudagaran Kabupaten Wonosobo, SDN Pododadi, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, SD Islam Kergon 02 Kota Pekalongan dan SDIT Nurul Islam, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

“Jenis vaksin yang dipergunakan untuk anak yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM. Sementara untuk masyarakat secara door to door menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan,”katanya.

Menurut Kabinda, vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sangat diperlukan, mengingat anak juga rentan tertular virus corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru juga sangat dibutuhkan demi suksesnya pelaksanaan vaksinasi.

“Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini,”ujar Kabinda.

Kabinda mengatakan, vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. Sehingga, mendirikan sentra vaksinasi, pihaknya bersama dengan tenaga Kesehatan juga melakukan jemput bola warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi.

“Konsep door to door ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin, sehingga mereka dapat tervaksin,”tandas Kabinda

Kedepan, kata Kabinda, Binda Jateng juga akan segera memprogramkan kembali pelaksanaan vaksin booster. Sebab, pada 12 Januari 2022 telah melauncing vaksin booster untuk masyarakat di Kota Semarang dan 3 Kabupaten lainnya, dengan sasaran kelompok lanjut usia dan kelompok rentan.

“Pelaksanaan booster memiliki beberapa kriteria diantaranya peserta minimal usia 18 tahun, dan telah mendapatkan vaksinasi lengkap minimal 6 bulan sebelum pelaksanaan vaksin booster atau dosis tiga,”jelas Kabinda.

Kabinda menambahkan, seluruh kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.

“Meski sudah divaksin, anak dan masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker setiap melakukan aktivitas, mencuci tangan dan menjaga jarak,”pungkas Kabinda. (Redaksi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.