Digital Media Online

Operasi Yustisi Tiga Pilar, SiPolin Beraksi Membagikan Masker

0 14

INFOPANTURA.COM (Tegal) –  Hari ke-3 Operasi Yustisi oleh Tiga Pilar (TNI, Polri dan Satpol PP) menghadirkan Boneka Sipolin (simbol polisi lalulintas) membagiikan masker di Pasar Pagi, Kota Tegal, Rabu 03 Februari 2021. Kegiatan dipimpin Kabagops Polres Tegal Kota Kompol Suharsono.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari melalui Kabagops Kompol Suharsono mengatakan pembagian masker ini sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19. Dalam pelaksanaan yustisi kali ini di kemas secara humanis dan edukatif supaya masyarakat lebih menyadari dalam menjalankan tatanan kehidupan baru salah satunya penggunaan masker. Adapun menghadirkan Boneka Sipolin,  untuk mewarnai giat operasi agar masyarakat terhibur.

“Kami selalu mengingatkan kembali pada masyarakat, tentang pentingnya pemakaian masker sebagai salah satu pencegahan penyebaran covid-19, hari ini kami kembali membagikan masker sebanyak 2.000 buah,” ucap Kabagops

Lebih lanjut kata Kabgops, kegiatan dilanjutkan siang dan malam nanti. Diharapakan, masyarakat kota Tegal jika tidak ada kepentingan yang mendesak lebih baik dirumah saja, demi kebaikan dan kesehatan bersama,”  tandasnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Nur’aini Rosyidah, SE SIK mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan bagi masker  dengan menghadirkan Sipolin sebagai bentuk edukasi kegiatan yang humanis dan dialogis kepada penerima masker, biar memberikan kesan lebih ramah dan bersahabat.

“Kami melaksanakan kegiatan bagi masker ini dengan menghadirkan Sipolin sebagai bentuk edukasi kegiatan yang humanis dan dialogis kepada penerima masker.  Haria ini kami Siapkan 2.000 masker untuk hari ini dan diharapkan agar masyarakat dapat memakainya dengan baik dan benar, karena bagaimanapun juga penggunaan masker yang salah tidak efektif  dalam menangkal virus yang masuk,” tutup Kasat Lantas.

Kasat Lantas juga  minta agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5 M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas hal ini demi kesehatan bersama, menuju Indonesia bebas covid-19.

“Perlu di ketahui saat ini Kota Tegal sendiri masuk zona oranye, diharapkan agar masyarakat dapat lebih mematuhi protokol kesehatan agar Kota Tegal terbebas dari covid-19,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.