Digital Media Online

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Disidang

0 16

INFOPANTURA.COM (TEGAL) – Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, terkait pelanggaran protokol kesehatan karena menggelar konser dangdut, Selasa, 17 November 2020. 

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Widya Hari Susanto SH, Johannes Kardinto SH. Usai dakwaan, terdakwa WES tanpa didampingi penasehat hukum, langsung menyatakan eksepsinya secara tertulis yang dibacakan sendiri.  

Kepada Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Hj Toetik Ernawati SH MH, dengan hakim anggota Paluko Hutagalung SH MH, dan Fatarony SH MH.  Wasmad mempertanyakan penyidikan kasus yang menjeratnya justru ditangani oleh penyidik Polri bukan oleh PPNS Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang oleh Undang-Undang No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. 

“Undang-undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan pejabat yang diberi kewenangan khusus untuk menyidik adalah PPNS jadi dari awal tidak ada PPNS”, kata Wasmad.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Widya Hari Susanto SH, Johannes Kardinto SH mendakwa Wasmad Edi Susilo dengan pasal 93 Undang-undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 ayat 1 KUH Pidana,  karena tidak menuruti perintah petugas dan Pasal 65 Ayat 1 KUH Pidana tentang dengan ancaman maksimal satu tahun kurungan penjara.

Atas dakwaan jaksa, Wasmad mengajukan eksepsi yang dibacakan sendiri diantaranya menyoal pasal yang dikenakan kepada dirinya. Karena menurutnya Kota Tegal sedang tidak dalam Karantina Wilayah atau PSBB Pembatasan Sosial Berskala Besar. Seperti diketahui PSBB Kota Tegal Telah berakhir pada 23 Mei lalu. Sehingga ia memiinta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Wasmad ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri usai menggelar Hajatan Pernikahan dan Khitanan anaknya dengan hiburan musik dangdut pada 23 September lalu yang mengundang ribuan penonton.

Sidang dilanjutkan minggu depan, Selasa 24 November 2020, dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.