Digital Media Online

Kekeringan Ekstrem, ACT Distribusikan 32.000 Liter Air Bersih

0 114

Infopantura.com (Kabupaten Tegal) – Hingga pertengahan September ini bencana kekeringan masih melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tegal. Sumber-sumber air yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan rumah tangga juga juga mengalami kekeringan.

Masyarakat di Kecamatan Suradadi dan Warureja merupakan daerah paling berdampak. Warga terpaksa harus membeli air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Pengeluaran selama musim kemarau panjang ini dipandang sangat memberatkan masyarakat, seharusnya uang tersebut mampu dialokasikan untuk kebutuhan yang lain.

Merespon hal tersebut, tim Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) bersama Masyarakat Relawan Indonesia daerah Tegal (MRI Tegal) melakukan aksi darurat pendistribusian air bersih di wilayah Kecamatan Warureja dan Suradadi, Minggu (15/9).

“Sebanyak 32.000 liter air bersih kami distribusikan di wilayah Kabupaten Tegal, tepatnya di Desa Kendayakan, Desa Warureja, dan Desa Kertasari ” ungkap Sri Suroto, Kepala Cabang ACT Jateng dalam pernyataan persnya (17/9).

Lanjutnya, manfaat bantuan air bersih pada aksi ahad lalu mampu dirasakan sebanyak 1.881 kepala keluarga (KK).

“Berdasarkan asesmen relawan MRI-ACT, kita memberikan bantuan di dua kecamatan yang terdampak sangat parah, yakni Kecamatan Warureja dan Kecamatan Suradadi ” tambah Suroto.

Sementara itu, Hamas Rausyanfikr selaku ketua Program ACT Jateng menyatakan ACT masih fokus mengatasi bencana kekeringan.

“Kita masih akan terus bersama membantu masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang ini, puluhan truk tangki air bersih telah kita siapkan dalam fase emergency mengatasi kekeringan ekstrem di berbagai wilayah Jawa Tengah,” kata Hamas.

Menurut Hamas, selain bantuan yang sifatnya sementara ACT juga akan memberikan bantuan dalam jangka panjang. “Bantuan air bersih ini sifatnya solusi jangka pendek dalam waku yang cepat, sementara untuk memberikan solusi jangka panjang kita sudah mempersiapkan program efektif seperti pembuatan sumur wakaf pertanian dan sumur wakaf keluarga,” pungkasnya. (Lazarus Sandya Wella)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.