Digital Media Online

Razia Gabungan, Satpol PP Pemalang Jaring 30 Orang

0 116
Razia Satpol PP Pemalang

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Guna mencegah dan meminimalisir dampak sosial gangguan Trantibum di wilayah kabupaten Pemalang khususnya penyandang tuna sosial dan psikotik jalanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP kabupaten Pemalang berkordinasi dengan dinas terkait mulai dari DKK, Dinsos KBPP, panti Samektokarti, panti Bisma Upakara, DLH, Kodim 0711/Pemalang dan Polres Pemalang, melaksanakan ops gabungan pada Rabu (28/8/2019).

Kasatpol PP Pemalang Drs. Wahyu Soekarno Adiprayitno MAP melalui Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Beni Sosiawan mengungkapkan, secara tupoksi, Satpol PP sebagai pelaksana dan mengamankan hasil penjaringan.

“Dan untuk Panti sendiri difungsikan sebagai tempat tampung sementara sebelum ditindak lanjuti oleh dinas terkait. Kemudian, DKK bertugas memfasilitasi penerima rujukan bagi PGOT dan Psikotik jalanan yang tidak teridentifikasi keluarganya di rumah sakit jiwa,” ungkapnya.

Anak Punk diberi pengarahan oleh tim

Dijelaskan oleh Beni bahwa, sasaran giat ops penjaringan difokuskan pada lokasi wilayah kota Pemalang, kecamatan Taman, kecamatan Petarukan, kecamatan Ampelgading dan kecamatan Comal, dengan lokasi khusus (lokus) seperti perempatan serta pertigaan bangjo, pasar, terminal, dan warung-warung yang diduga melakukan aktifitas prostitusi diwilayah pantura desa Jatirejo.

“Hasil ops penjaringan kali ini, kami jaring 9 orang WTS, PGOT 6 orang, anak punk 4 orang, dan 9 orang Psikotik jalanan, jadi total semua ada 30 orang. Untuk mereka para psikotik, oleh dinas kesehatan dibawa ke RS. Siaga Medika guna mendapatkan penangan lebih lanjut, sedangkan mereka para PGOT, oleh dinas sosial dikirim ke Panti. Sementara bagi mereka para WTS, oleh dinas sosial dikembalikan kepada kelurganya dengan catatan, bila terjaring kembali akan langsung dikirim ke panti yang ada di Solo. Adapun mereka para anak punk, untuk sementara dibina di panti Samekto Karti,” jelasnya.

Kedepan, dengan dilaksanakanya ops penjaringan secara rutin, diharapkan mereka yang terjaring mendapatkan penanganan yang terarah, terpadu dan terencana untuk mengembalikan harkat dan martabat sebagai bagian dari masyarakat. *bepe

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.