Digital Media Online

HUT RI Ke-74, Warga Pangkah Pawai Kostum Berbahan Daur Ulang

0 132

INFOPANTURA.COM. KABUPATEN TEGAL. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke – 74 tahun 2019 kali ini diperingati dengan cara unik oleh masyarakat Desa Pangkah, Kabupaten Tegal. Ratusan warga Dukuhbenda RW. 02 ini melakukan pawai keliling dengan menggunakan atribut dan aksesoris yang berbahan dasar daur ulang sampah.

Sampah-sampah non organik berbahan plastik, kertas, dan karton digunakan sebagai bahas dasar pembuatan kostum dan aksesoris. Dengan kreatifitas yang dimiliki, bahan-bahan yang tadinya sudah menjadi sampah rumah tangga diolah menjadi barang yang punya nilai seni. Diantaranya gelas bekas minuman kemasan, digunakan oleh warga RT. 04 menjadi sebuah gaun panjang mirip gaun pengantin. Ada pula yang membuat rok dengan menggunakan koran bekas. Tidak ketinggalan, kantong plastik bekas pun diolah menjadi pita, bros, maupun selendang dengan bentuk yang sangat menarik.

Pawai Kemerdekaan yang dilakukan hari ini, Minggu (18/8/2019) diikuti oleh ratusan peserta dengan menempuh jarak sekitar 2 kilo meter. Pawai ini merupakan salah satu rangkaian acara peringatan HUT RI yang telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya. Pada Sabtu malam, tepat pada tanggal 17 Agustus 2019 juga dilaksanakan panggung gembira dengan pertujukan tari-tarian dan Band “Mango Kustik”. Pertunjukan musik dan tari ini sudah secara rutin dihadirkan pada setiap peringatan HUT RI diwilayah Dukuhbenda.

“Tema daur ulang ini kami angkat dengan tujuan agar masyarakat makin cinta terhadap lingkungan. Selain itu, untuk meningkatkan kreatifitas dan jiwa seni dalam diri mereka. Semoga itu jadi modal yang kuat untuk membentengi diri kita semua dari pengaruh era digital sekarang ini”, ujar Lia Sekarsari salah seorang Panitia.

Tema yang diusung dalam peringatan kali ini adalah “Bijak Menggunakan Media Sosial”. Di era digital yang sangat pesat saat ini, kita diharapkan untuk lebih selektif dan memfilter segala informasi yang didapat dari media, baik media konvensional maupun media dengan tekhnologi digital. Tema recycle atau “daur ulang” diharapkan bisa memicu kita untuk lebih kreatif, inovatif dan cinta lingkungan. Digitalisasi sudah semakin cepat dan massif, dengan kreatifitas dan sikap cinta tanah air, pengaruh negatif era digital ini bisa kita redam demi tegaknya kesatuan bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 74 Tahun. Merdeka.

Lazarus Sandya Wella

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.