Digital Media Online

5 Fakta Lain Kasus Penemuan Mayat Dalam Karung

0 392
Salah Seorang Saksi, Khumaidi, Tengah Menjelaskan Kronologi Penemuan Mayat

INFOPANTURA.COM. KABUPATEN TEGAL – Kasus mayat dalam karung yang ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat beberapa hari ini. Selain karena perbuatan yang tergolong keji, perbuatan pembunuhan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang dekat dengan korban.

Jenazah Nurhikmah (16) ditemukan pada Jumat (9/8/2019) lalu dalam kondisi mengenaskan terbungkus karung di sebuah rumah kosong yang hanya berjarak tidak jauh dari rumahnya. Pada saat ditemukan kondisi jenazah sudah berupa tulang belulang, diperkirakan Nurhikmah telah meregang nyawa beberapa bulan yang lalu.

Pihak Kepolisian dalam kurun waktu singkat berhasil menangkap para pelaku dan mengungkap fakta serta motif dibalik pembunuhan tersebut. Selain fakta-fakta telah berhasil diungkap tim penyidik Polres Tegal dan telah dirilis hari ini (15/8/2019), infopantura menggali fakta lain berkaitan dengan kasus yang menghebohkan tersebut.

Berikut fakta-fakta lain yang berhasil dihimpun oleh infopantura.com.

1.Orang Tua Nurhikmah Menyangka Korban Bekerja Ke Jakarta

Selama beberapa bulan menghilang, Imam Maliki, ayah Nurhikmah menyangka anaknya pergi bekerja dengan teman-temannya. Maliki tidak menaruh curiga sedikit pun kepada para pelaku yang adalah teman dekat korban.

“Saya tidak merasa curiga sedikitpun terhadap teman-teman main Iik tersebut, saya sempat berpikir Nurhikmah pergi ke Jakarta bersama teman-temannya untuk bekerja di sana” kata Maliki.

2.Pelaku NL Bersikap Biasa Pada Saat Berada Di Rumah

Tahroni, ayah salah satu pelaku berinisial NL mengatakan, anaknya bersikap biasa saja saat berada di rumah. Menurutnya, dia tak menunjukkan gelagat mencurigakan selama ini, termasuk paska penemuan mayat korban.

“Saya tidak curiga sama sekali kalau anak saya pelakunya. Karena tidak ada perilaku aneh selama ini saat NL berada di rumah,” ungkap Tahroni.

3.Rumah Kosong Tempat Ditemukan Mayat Berada Tidak Jauh Dari Pemukiman Warga

Kesan sepi dan terpencil tidak dirasakan pada saat melihat kondisi rumah kosong tempat jenazah Nurhikmah ditemukan. Jarak antara rumah kosong tersebut dengan rumah terdekat milik warga hanya sekitar 20 meter jaraknya. Memang rumah tersebut berada paling ujung dari jalan, tapi masyarakat seringkali lalu lalang melewati rumah kosong tersebut untuk membuang sampah.

“Kami tidak mencium bau menyengat seperti bau bangkai, mungkin karena tercampur dengan aroma bau sampah yang berada tak jauh dari situ” jelas Nunung yang rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

4.Paska Pembunuhan Pelaku NL dan MS Terlihat Kerap Berada Disekitar Lokasi Rumah Kosong

Hal lain yang didapat dari informasi warga setempat, pelaku NL kerap berkunjung ke rumah salah satu warga yang berada tak jauh dari rumah kosong tempat ditemukan jasad Nurhikmah.

“NL belakangan sering berkunjung kerumah saya, tapi ya tidak ada gelagat mencurigakan juga” tutur warga yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut.

Hal serupa juga dikatakan Khumaidi, “Pelaku MS juga sering menginap dirumah saudaranya, rumahnya tidak jauh dari lokasi penemuan mayat” tambah Khumaidi, salah seorang yang melihat pada saat jenazah Nurhikmah ditemukan.

Rumah Salah Satu Warga Yang Hanya Berjarak 20 Meter Dari TKP

5.Isu Penyerangan Rumah Pelaku Dibantah Ketua RT Setempat

Rumah antara korban dan pelaku yang berdekatan menyisakan cerita tersendiri. Isu penyerangan terhadap salah satu rumah pelaku dibantah langsung oleh Ketua RT setempat, Mislih, saat ditemui pada saat mendampingi Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah meninjau lokasi TKP Selasa siang (15/8/2019).

“Saya membantah isu yang mengatakan ada warga yang ingin menyerang rumah salah satu pelaku. Warga sini adalah warga yang baik dan taat hukum, pihak Polsek juga kemarin telah menghimbau kepada warga jangan melakukan tindakan anarkis” tutur Mislih. (Lazarus Sandya Wella)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.