Digital Media Online

Jalan Makin Parah, Warga Widodaren Demo Tagih Janji Pihak SMJ

0 168
Aksi unjuk rasa warga desa Widodaren menunutut perbaikan jalan yang rusak akibat dampak proyek pembangunan jalan tol

INFOPANTURA.COM – Petarukan – Proyek nasional pembangunan jalan tol di Kabupaten Pemalang ternyata masih terus menyisakan permasalahan, terbukti puluhan warga Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang menggelar aksi unjuk rasa di pertigaan dusun Contong desa Widodaren, Senin (5/2/2018).

 

“Kita adalah rakyat yang mempunyai hak untuk menuntut atas perbaikan fasilitas jalan yang rusak seperti yang sudah pernah kita bersama sampaikan saat pertemuan di kecamatan dulu dan pihak tol berjanji akan memperbaiki jalan ini, akan tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Kami hanya menuntut perbaikan karena kami tidak mau nanti di tinggal begitu saja saat proyek selesai,” ucap korlap komunitas RPK Tarto Budi Harso.

 

Dikatakan Tarto, warga disini tidak mempersulit pekerjaan proyek pembangunan jalan tol, justru sebaliknya aktifitas warga makin dipersulit oleh pekerjaan tol yang berakibat jalan rusak dan tidak layak untuk dilalui. Dampaknya, tidak sedikit pengendara motor yang jatuh.

 

Sementara itu, korlap dari komunitas Gereh Pethek Andi Rustono dalam orasinya mengungkapkan bahwa, ada beberapa hal penting yang menjadi tuntutan warga yakni segera perbaiki jalan yang rusak dan segera berikan ganti rugi kepada warga yang terdampak langsung.

 

“Apabila tidak segera di perbaiki maka mulai hari ini sampai dengan batas yang tidak di tentukan, warga akan memblokade jalan khususnya untuk armada pengangkutan material. Kami menuntut bukti bukan hanya janji-janji karena kalau hanya sebatas membuat surat perjanjian saja tanpa ada bukti, itu tidak akan memberikan solusi,” tegas Andi.

Pengawalan ketat oleh aparat gabungan TNI dan Polri

Terkait tuntutan warga, Susilo selaku General Super Intenden PT. SMJ (Sumber Mitra Jaya ) sebagai Main Cont menyampaikan, sesuai dengan jabatanya di Perusahaan sebagai penangung jawab perbaikan akses yang di gunakan dalam pengerjaan proyek, dirinya turun langsung ke lokasi dan berusaha mengetahui secara langsung apa yang menjadi tuntutan warga.

 

“Dari kemarin, kami dari pihak SMJ sudah berusaha melaksanakan pengerasan dan pengurugan jalan di Desa Widodaren dan engerjaan tersebut bukan karena kami mendapat informasi akan adanya aksi warga,” kata Susilo.

 

Susilo menjanjikan bahwa, dari Pihak SMJ akan berusaha memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga khususnya perbaikan akses jalan dengan minimal pekerjaan sampai jalan layak digunakan. Sedangkan untuk warga yang meminta perbaikan bangunan miliknya karena mengalami kerusakan, hal itu akan disampaikan terlebih dahulu kepada pimpinan untuk kemudian di rapatkan atau di kordinasikan sehingga pihaknya bisa memberikan jawaban yang terbaik kepada warga.

 

“Sebelumnya kami minta maaf apabila tanggapan dan penyampaian kami masih kurang dan tidak sesuai harapan warga. Namun pada intinya kami akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga masyarakat Desa Widodaren,” jelas Susilo.

 

Aksi massa yang dimulai sekira jam 09.30wib dan dilanjutkan dengan longmarch menuju balai desa serta diisi audiensi, dikawal ketat oeh aparat Polri dan TNI. Bahkan selain Kades Widodaren Hendra Banaba, ST., kasi trantib kecamatan Petarukan Waluyo serta Babinsa Pelda Sudarno, terlihat hadir Kapolsek Petarukan AKP Amin Mezy. *(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.