Digital Media Online

Masalah Event VIP, Pihak Desa Banjardawa Sudah Memaafkan

0 123
disaksikan oleh ketua BPD, ketua Umum VIP menyerahkan potongan tumpeng kepada kades Banjardawa simbolis telah diterimanya permintaan maaf komunitas

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Mewakili seluruh anggota komunitas Vixion Independent Pemalang (VIP), pendiri sekaligus penasehat Nico Ciptadi Putra, S.Pd. S.Sn. didampingi Ketua Umum Rizka Setiaji dan beberapa anggotanya, meminta maaf secara langsung dalam forum saresehan dengan warga desa, Minggu (31/12) malam di Aula balai desa Banjardawa, kecamatan Taman, kabupaten Pemalang.

 

“Apa yang terjadi pada acara peringatan 8th Anniversary Vixion Independent Pemalang (VIP) di lapangan Banjardawa pada Sabtu (23/12) lalu murni kesalahan panitia penyelenggara yang kecolongan karna tidak sesuai konsep. Oleh karena itu, kami sungguh-sungguh meminta maaf kepada semua pihak khususnya kepada seluruh warga desa,” ucap Nico.

 

Dengan diterimanya permintaan maaf dari penyelenggara, Nico berharap tali silaturahmi antara komunitas VIP dengan pihak desa Banjardawa baik pemdes, tokoh masyarakat dan warga tetap terjalin baik.

 

“Kedepan kami berjanji akan lebih hati-hati dalam mengisi acara agar kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi,” kata Nico.

 

Sementara itu, kepala desa Banjardawa Kasmai menyampaikan bahwa, pihak desa menerima permintaan maaf dari komunitas VIP atas kejadian yang memang diluar konsep acara sehingga berakibat pada protesnya warga karena merasa nama baik desa tercemar.

 

“Melalui acara saresehan di malam penghujung tahun sekaligus penyampaian dan permintaan maaf panitia atas kejadian yang diluar kontrol pada even malam minggu kemarin, juga berdasarkan surat pernyataan yang telah panitia buat, kami dari pihak desa menerimanya dan akan kami jadikan pelajaran agar kedepan bisa lebih selektif lagi dalam kami meloloskan permohonan perijinan kegiatan apapun di desa Banjardawa ini,” ungkap Kasmai.

 

Selanjutnya, imbau Kasmai, segera saja informasi ini diampaikan kepada khalayak agar keadaan kembali kondusif karena apa yang sudah dipertontonkan dianggap tidak pas untuk budaya kita.

 

“Kami atas nama pemdes juga meminta maaf kepada seluruh warga desa atas kejadian semacam itu. Dengan berakhirnya tahun 2017 dan dimulainya tahun 2018, pastinya kita semua mempunyai harapan agar kita semua bisa lebih baik lagi dan lebih makmur lagi. Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki lagi agar masyarakat lebih maju dan sejahtera. Kami pihak pemdes berjanji akan lebih ketat dan lebih selektif lagi dalam meloloskan perijinan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, bukan hanya di desa kami tapi dimanapun diwilayah kabupaten Pemalang tercinta,” pungkas Kasmai.

 

Selain kepala desa Banjardawa, acara saresehan juga dihadiri oleh ketua BPD, anggota komunitas VIP, RW, RT, Perangkat desa dan tamu undangan. *(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.