Digital Media Online

Bangun Lapangan Futsal, SMPN 2 Petarukan Tarik Sumbangan Pada Siswa

0 91
Proyek pembuatan lapangan futsal SMP Negeri 2 Petarukan

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Untuk membangun lapangan Futsal dengan rencana alokasi dana sebesar 271 juta rupiah, pihak komite dan sekolah menarik sumbangan kepada orang tua murid. Hal itu dilakukan oleh SMP Negeri 2 Petarukan kepada orang tua siswa kelas VII dan VIII yang notabene berjumlah 600an anak didik.

 

“Memang benar pihak kami menarik sumbangan kepada orang tua murid, namun itu atas dasar kesepakatan dalam rapat yang diselenggarakan oleh komite sekolah dan ada berita acaranya,” ucap Kepala SMP Negeri 2 Petarukan, Mulyadi, S.Pd., M.A. ditemui diruang kerjanya, Sabtu (20/1/2018).

 

Mulyadi menjelaskan bahwa, dalam hal pekerjaan pembangunan lapangan futsal, pihak komite bertanggung jawab penuh karena sudah ada MoU dengan pihak kontraktor. Sementara pihak sekolah hanya mengawasi pekerjaan serta dana yang masuk maupun keluar untuk kemudian disinkronkan.

 

“Memang sebelumnya pihak sekolah sudah mengadakan polling kepada siswa, alhasil lapangan futsal menjadi pilihan terbanyak. Maka dari itu dilaksanakanlah rembug oleh komite dengan para orang tua murid. Terkait pengerjaanya, komite sudah MoU dengan pihak kontraktor sedangkan sekolah sebagai pengawas pekerjaan,” kata Mulyadi.

Kepala SMP Negeri 2 Petarukan Mulyadi, S.Pd., M.A.

Ketika disinggung tentang Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Dasar, Mulyadi menegaskan bahwa tarikan sumbangan yang dilakukan tidak berseberangan.

 

“Sumbangan yang ditarik insyaAlloh tidak melanggar aturan yang ada karna semua ada berita acaranya. Saya sendiri akan cek langsung kepada petugasnya. Semua akan kami buat laporan secara transparan berapa dana masuk dan dana keluar. Bahkan, orang tua murid bisa protes jika ada kejadian nyumbang 300 ribu namun pada kenyataanya ditulis tidak sesuai dengan nominal,” jelasnya.

 

Dalam hal ini, tandas Mulyadi, jika terjadi kekurangan anggaran pembuatan lapangan futsal, rencananya, pihak komite akan meminta bantuan kepada alumni.

 

“Intinya, uang itu adalah amanat dari anak didik. Maka wajib kita wujudkan untuk kebutuhan mereka,” pungkasnya. *(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.