Digital Media Online

Geram Pantura Berdebu, Anggota DPRD Pemalang Sidak Lokasi

0
Ketua komisi A DPRD Pemalang Wasisto, SH. didampingi anggota Bagong Yoyok S, SH. dari fraksi PDIP dan wakil ketua komisi B Fahmi Hakim, SH. dari fraksi PPP saat sidak di terminal lansir qoary milik PT. Dirgantara yang beroperasi didepan PT. Candi Mekar

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Ketua komisi A DPRD Pemalang Wasisto, SH. didampingi anggota Bagong Yoyok S, SH. dari fraksi PDIP dan wakil ketua komisi B Fahmi Hakim, SH. dari fraksi PPP, Jum’at (9/6) melakukan sidak di terminal lansir qoary milik PT. Dirgantara yang beroperasi didepan PT. Candi Mekar, tepatnya jalan raya pantura wilayah desa Cibiyuk, kecamatan Ampelgading, kabupaten Pemalang.

 

Dikatakan Wasis, beroperasinya terminal lansir qoary tersebut sangat berdampak pada pengguna jalan. Kondisi jalan yang berdebu bahkan licin saat turun hujan berakibat pada terganggunya para pengguna jalan.

 
“Ceceran tanah urug yang jatuh dijalan raya mengakibatkan polusi debu dan kalau hujan juga licin. Banyak laporan dari masyarakat baik pengguna jalan maupun mereka yang bekerja di PT. Candi Mekar, makanya kami langsung turun ke lokasi ini,” kata Wasis.

 
Informasi terkait belum ada ijin, lanjut Wasis, juga menjadi dasar pihaknya mendatangi lokasi.

 
“Setidaknya pihak pengembang punya etika, karna bagaimanapun kami punya kewenangan untuk menutupnya karna selama ini tidak ada pemberitahuan,” imbuh Wasis.

 
Senada dengan hal itu, Bagong Yoyok S, SH. menambahkan, sekiranya dari pihak pengembang ada itikad baik untuk berkordinasi.

 
“Paling tidak kami tunggu sampai Senin besok untuk pihak pengembang dalam hal ini PT. Dirgantara datang ke kantor kami di DPRD Pemalang agar semua masalah yang timbul bisa terselesaikan mengingat ini proyek strategis nasional,” tukasnya.

 
Sementara, Fahmi Hakim menyampaikan, dirinya yang tiap hari melalui pantura juga sangat merasakan dampaknya. Menurutnya, jalan yang berdebu, selain menyebabkan polusi juga mengganggu jarak pandang. Bahkan kalau turun hujan jalan menjadi licin.

 
“Kami bukan menghambat pekerjaan yang ada, tapi banyaknya masukan dari masyarakat mengharuskan kami sebagai wakil rakyat untuk segera melangkah sehingga masalah yang ditimbulkan dapat teratasi,” ucap Fahmi.

 
Harapan mereka, dengan adanya pekerjaan proyek tol ini, semua bisa berjalan lancar tanpa merugikan masyarakat luas. *(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.