Digital Media Online

Dampak Tol Pemalang, Massa Sampaikan Tuntutan

0
audiensi masyarakat dengan pihak tol

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Komunitas GEREH PETHEK bersama puluhan warga masyarakat dari kelurahan Paduraksa, desa Sewaka dan sekitarnya, Selasa (23/5) sekira jam 10:00wib pagi berbondong mendatangi kantor kelurahan Paduraksa.

 

Dengan dijaga ketat oleh aparat kepolisian, kedatangan mereka tak lain dan tak bukan untuk melakukan audiensi dengan pihak pelaksana pembangunan proyek jalan tol terkait permasalahan yang timbul selama berlangsungnya proyek.

 

Hadir dalam audiensi ketua komunitas GEREH PETHEK Andi Rustono, Kepala Kelurahan Paduraksa, Muspika Pemalang, Humas Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR) dan Pemalang Batang Tol Road (PBTR).

 

Ada beberapa tuntutan yang disampaikan dalam audiensi siang itu, diantaranya untuk memperbaiki segera jalan berlubang di desa-desa yang terlewati pekerjaan jalan tol, memberi penerangan disekitar exit Sewaka-Paduraksa, jalan bersih dari debu dan lumpur disekitar exit Sewaka-Paduraksa, memberi rambu-rambu dan perbaikan jalan yang tidak asal-asalan.

 

Camat Pemalang Suherman dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya audiensi tersebut sudah terbuka kran komunikasi antara masyarakat dan pihak proyek tol, sehingga bias didapat solusi yang saling menguntungkan.

 

“Saya mohon agar masyarakat untuk bisa mengerti bahwa proyek tersebut adalah proyek strategi nasional yang harus dipahami oleh semua pihak termasuk dampak dari pengerjaan proyek tol,” ucapnya.

 

Sementara, humas PPTR Narendra Aryo Bramastyo menyampaikan bahwa tuntutan masyarakat sekitar akan dalam waktu dekat. Ia mengatakan, pemeliharaan akan sementara dilaksanakan dan untuk perbaikan jalan akan dilaksanakan ketika selesai maka jalan akan dikembalikan semula.

 

“Kita perbaiki sementara dulu agar dapat dilalui semua jenis kendaraan. Jika proyek tol selesai, baru kita kerjakan sacara permanen. Kita kembalikan seperti semula baik yang aspal maupun Rigid (Beton/Cor),” tegas Tyo.

 

Untuk permasalahan debu, lanjut Tyo, sudah disiapkan tangki air untuk penyiraman. Namun karena cuaca panas, keadaan jalan berdebu kembali.

 

“Sedangkan untuk tanah yang tercecer dijalan akan dibersihkan dan yang dipinggir akan diangkut supaya saat hujan tidak meleber ke ruas Jalan. Kemudian untuk penerangan jembatan Tol Sewaka, pihak pelaksana sudah memasang lampu penerangan di bagian utara dan selatan. Untuk bagian selatan, jika masih menemui kendala akan digunakan genset,” jelas Tyo. *hp(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.