Digital Media Online

Pelatihan Kader Bahas Konsep Dasar Penyakit TB-HIV dan PPI

0 57
Kasi Pengamatan Penyakit Bidang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Slamet Budiyono, SKM, M Kes.
Kasi Pengamatan Penyakit Bidang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Slamet Budiyono, SKM, M Kes.

INFOPANTURA.COM – Pemalang  Memasuki hari ketiga Pelatihan Kader TB-HIV Komunitas yang digelar di Meeting Room Winner (19/12) peserta mendapatkan dua materi penting yang relevan. Yakni menyangkut pencegahan penularan infeksi yang dibawakan Agus Winarno dan Konsep Dasar Penyakit TB-HIV oleh Kasi Pengamatan Penyakit Bidang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Slamet Budiyono, SKM, M Kes.

 
Sebagaimana diberitakan Jumat (16/12) lalu, setelah sukses menyelenggarakan pelatihan tahap 1, CCR Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang menggelar Pelatihan TB-HIV Tahap II yang berlangsung selama 4 hari, yakni tanggal 14, 15, 19 dan tanggal 20 Desember 2016.
 
Pelatihan diikuti 24 orang kader dari 4 wilayah kecamatan, yakni Ulujami, Pemalang, Randudongkal dan Kecamatan Moga. Selain dari para fasilitator, peserta mendapat materi pelatihan dari Tim Diknes yang dalam hal ini dari Bidang P2P.
 
Melalui materi yang disampaikan, Agus Winarno mengajak peserta membiasakan hidup bersih. Dengan pola hidup bersih tersebut kuman akan sulit masuk ke dalam tubuh kita. Peserta juga diimbau untuk mengajarkan pola hidup bersih kepada masyarakat melalui cara yang sederhana, misalnya dengan pembiasaan cuci tangan pakai sabun.
 
“Kita harus membiasakan diri untuk mencuci tangan karena tangan merupakan sumber infeksi,” jelasnya.
 
Sementara itu Kasi Pengamatan Penyakit Bidang P2P Dinkes, Slamet Budiyono, SKM, M Kes, menegaskan bahwa penyakit TB dan HIV merupakan penyakit menular. Saat ini HIV menjadi penyebab kematian terbesar akibat ditumpangi penyakit TB. Dikatakan lebih jauh, yang menumpangi adalah infeksi oportunistik sehingga penderita TB harus diperiksa HIV dan sebaliknya.
 
Dengan demikian pihaknya berharap para kader nantinya bisa menemukan suspect sedini mungkin baik TB maupun HIV di wilayahnya masing-masing. (Mbah Nolo)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.