Digital Media Online

Aman, Anak Punk Merajalela

0
Anak-anak punk masih banyak terlihat di pertigaan blandong comal pemalang
Anak-anak punk masih banyak terlihat di pertigaan blandong comal pemalang

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Walaupun sudah berkali-kali diberi pembinaan oleh petugas Polri dan sering dilakukan razia, keberadaan anak-anak “Punk” masih saja menjadi gambaran betapa rasa nyaman berkendara di jalan raya sedikit terganggu dengan kehadiran mereka.

 

Tidak dipungkiri di wilayah kabupaten Pemalang  adalah “Surga”nya anak-anak punk dalam melakukan aktifitasnya, terutama di wilayah luar kota Pemalang. Comal adalah salah satu tempat yang sangat nyaman dan aman bagi mereka beraktifitas.

 

Di jalan pantura pertigaan Blandong, Comal ada puluhan anak-anak punk yang meminta imbalan uang dari pengguna jalan yang kebetulan berhenti di lampu merah, atas jasanya mereka ngamen walau hanya dengan bertepuk tangan.

 

Dengan penampilan mereka yang terkesan awut-awutan, banyak pengguna jalan yang merasa tidak nyaman bahkan ketakutan. Disamping itu dengan adanya mereka di tengah jalan meminta uang juga sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan anak-anak punk itu sendiri.

 

Andy (32), salah satu pengemudi mobil pribadi yang berhasil diwawancari meyampaikan bahwa terkadang para anak punk melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji dengan mengucapkan kata-kata kasar, bahkan kadang disertai pemukulan pada bodi kendaraan.

 

“Sering saya melihat, ada anak punk kalau tidak diberi uang memukul bodi mobil,” terang Andi sambil menunggu lampu lalulintas berwarna hijau, Rabu (30/11).

 

Masih menurut Andi sejak dirinya melakukan perjalanan dari Kendal menuju Cirebon, baru di pertigaan Comal ada anak-anak punk yang meminta uang kepada para pengguna jalan.

 

“Dari Kendal, Batang, Pekalongan sampai Wiradesa tidak ada anak punk, baru disini (Comal),” tambahnya.

 

Selain kegiatan mereka di tengah jalan sangat menggangu ketertiban, perilaku mereka yang “bebas” sudah sangat tidak pantas mereka lakukan ditempat umum seperti bermesraan bahkan berciuman dipinggir jalan, dimana banyak orang lalulalang yang mau tidak mau harus melihatnya.

 

“Kalau ciuman dan berangkulan di pinggir jalan, sudah biasa mereka lakukan disini pak,” ujar salah satu tukang becak yang mangkal di sekitar lampu merah yang diamini teman-temannya.

 

Dari kejadian-kejadian tersebut terkesan tidak ada tindakan tegas dari instansi terkait dalam hal ini Satpol PP. Padahal tidak kurang dari Polsek Comal melalui Unit Shabara melakukan pembinaan-pembinaan.

 

Informasi yang diperoleh dari masyarakat disekitar pertigaan Blandong Comal menyebutkan jarang sekali ada razia pengemis dan gelandangan di lokasi tersebut. Kegiatan yang sudah sering dilakukan Polsek Comal dengan pembinaannya tidak disertai dengan penindakan oleh instansi terkait. *prabowo

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.