Digital Media Online

Pertama Kali di Jateng, Pemalang Gelar E-Voting Pilkades

0 34
Rombongan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH.MM saat monitoring pelaksanaan e-voting pilkades
Rombongan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH.MM saat monitoring pelaksanaan e-voting pilkades

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Untuk pertama kalinya di Propinsi Jawa Tengah dan kedua di Indonesia setelah Sumatra, kabupaten Pemalang melaksanakan e-voting Pilkades 2016. Agenda Pilkades yang digelar serentak di 11 desa yang tersebar di 10 kecamatan wilayah kabupaten Pemalang, hari ini, Minggu (25/9), mendapatkan perhatian dari beberapa instansi dan lembaga dari luar daerah bahkan dari lembaga asing.

 

Terlihat, rombongan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH.MM didampingi Sekda Pemalang, Forkopimda dan dinas terkait beserta perwakilan dari kementerian dalam negeri, kementerian riset dan teknologi, BAWASLU Pusat, KPUD DKI Jakarta, kabupaten Tegal, kabupaten Batang, kabupaten Wonosobo dan juga dari kabupaten Balemo propinsi Daerah Istimewa Aceh turun langsung ke lokasi penyelenggaraan Pilkades.

 

Bupati menyampaikan bahwa tim monitoring melakukan kunjungan ke beberapa desa yang melaksanakan pilkades e-voting dengan maksud untuk melihat secara langsung proses demokrasi dengan menggunakan e-voting.

 

“Ini hal yang masih baru yang dilaksanakan di kabupaten Pemalang bahkan di Jawa Tengah. Monitoring juga ditujukan untuk melihat apakah ada kendala yang terjadi dalam pelaksanaannya baik pada masyarakat maupun pada sistem itu sendiri,” kata bupati.

 

Sementara, Kabag Tata Pemerintahan Wahyu S. mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades serentak dengan sistem e-voting di kabupaten Pemalang melalui tahapan yang sangat panjang. Diawali dengan pembentukan panitia pilkades tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan oleh bupati Pemalang, dilanjutkan dengan pelatihan dan pembekalan untuk tim teknis inti oleh BPPT yang bekerjasama dengan Pemda Pemalang.

 

“MoU Pemkab Pemalang dengan BPPT terkait tanggung jawab Pemkab Pemalang dalam hal menyediakan peralatan komputer, printer dan perlengkapan yang berhubungan dengan hardware pilkades elektronik. Sedangkan BPPT menyediakan perlengkapan software pilkades elektronik. Selanjutnya di tingkat desa dibentuk 2 lembaga yaitu panitia pemilihan atau panitia pilkades dan panitia pengawas tingkat desa,” ungkapnya.

 

Dijelaskan juga bahwa pemilihan dengan sistem e-voting dapat menghindarkan pemilih ganda, kartu rusak ataupun tidak menggunakan suaranya di dalam bilik suara. *HP(benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.