Digital Media Online

P4S Pesat Pemalang Budidayakan Beras Kesehatan

0
Beras Kesehatan (Brown Rice)
Beras Kesehatan (Brown Rice)

INFOPANTURA.COM – Pemalang – P4S Pesat kabupaten Pemalang, dengan pola SRI (System od Rice Intensification) berhasil membudidayakan beras kesehatan. Beras kesehatan yang lebih dikenal dengan Brown Rice adalah beras pecah kulit dengan hanya membuang lapisan terluar (gabah), sehingga kandungan zat gizi yang kaya pada kulit ari terluar beras masih utuh.

 

Menurut ketua P4S Pesat Pemalang Andi Rustono, proses penggilingan dan pemolesan padi (sosoh/selip) berbagai varietas sampai menjadi beras berwarna putih ternyata menghilangkan sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3, 90% vitamin B6, 50% Mangan (Mn), 50% Posfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat dan asam lemak esensial.

 

“Pada akhirnya, yang tersisa hanyalah beras berwarna putih bersih dan hanya mengandung karbohidrat saja. Padahal seharusnya beras merupakan bahan makanan yang kaya vitamin, mineral, serat dan asam lemak esensial,” kata Andi, ditemui dikediamanya, Minggu (14/08/2016).

 

Dikatakanya, selain kandungan vitamin, brown rice juga sangat kaya manfaat. Adapun sekelumit manfaat konsumsi brown rice antara lain;

1. Melawan Kanker

Kandungan Lignin pada tanaman brown rice membantu membangun bakteri usus yang sehat. Ini berpengaruh pada perlindungan tubuh terhadap sel kanker dan hormon yang menyebabkan kanker.

2. Menurunkan resiko Diabetes

Dari hasil penlitian membuktikan bahwa mengkonsumsi brown rice dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2 hingga 16%.

3. Melindungi Jantung

Mengkonsumsi brown rice dapat melawan endoktrin angiotensin II yang menjadi penyebab hypertensi dan ateroklerosis. Hal ini menunjukan brown rice mampu melindungi jantung.

4. Memerangi Kolesterol Jahat

Kandungan minyak pada brown rice mampu mengurangi kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Mengkonsumsi brown rice mampu menurunkan kolesterol jahat hingga 7%.

 

“Selain itu, mengkonsumsi brown rice juga bisa menurunkan berat badan,” ungkap Andi.

 

Untuk cara memasak, tandas Andi, sama halnya dengan beras biasa, hanya saja tekstur brown rice yang lebih keras membutuhkan lebih banyak air dan waktu. (benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.