Digital Media Online

Budi GRIB: Dijamin, Tidak Ada Lagi Praktek Prostitusi di Ngambo

0
Ketua DPC GRIB Pemalang Budi Sudiarto, SH dilokasi
Ketua DPC GRIB Pemalang Budi Sudiarto, SH dilokasi

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Dijamin, tak ada lagi praktek prostitusi…!!!. Sebuah kalimat tegas bagi kawasan Eks Lokalisasi Ngambo Pemalang yang telah disulap menjadi pusat jajanan serba ada (Pujasera 09) berijin resmi oleh ormas DPC GRIB kabupaten Pemalang.

 

“Sejak 2015, lokasi tersebut menjadi kawasan binaan ormas GRIB Pemalang,” jelas Ketua DPC GRIB Pemalang, Budi Sudiarto, SH. dikediamannya, Sabtu (29/7/2016).

 

Menurut Budi, dibinanya kawasan Eks Lokalisasi Ngambo desa Lowa, kecamatan Comal, kabupaten Pemalang oleh Ormas DPC Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) kabupaten Pemalang menjadikan praktek prostitusi sama sekali tak mendapatkan ruang.

 

“Bisa dipastikan, tidak ada lagi praktek prostitusi dilokasi,” tegasnya.

 

Budi menjelaskan, kondisi rumah warga di lokasi sendiri sudah benar-benar menjadi warung. Hal itu dibuktikan, kamar-kamar yang ada dan digunakan untuk praktek prostitusi sudah dibongkar, serta tata ruangnya juga tidak seperti keadaan sebelumnya.

 

“Semua kami benahi sesuai aturan. Semua pemilik warung kami data dan kami wajibkan untuk mengurus serta memiliki ijin (SIUP) resmi,” ungkap Budi.

 

Terkait berita terjaringnya 3 orang yang diduga PSK di lokasi Pujasera 09 (Eks Lokalisasi) dalam Giat Ops Pekat oleh jajaran Polsek Comal, Budi membantah bahwa itu tidak benar.

 

“Tidak pernah ada tangkap tangan saat melakukan praktek prostitusi dilokasi langsung. Apalagi mereka dalam pengawasan pihak kami, jadi mereka akan berpikir seribu kali untuk melanggar larangan serta aturan yang ada. Dan kami yakin tidak pernah ada lagi praktek prostitusi dilokasi itu karena selama ini mereka patuh terhadap aturan main. Dan ijin kami pun jelas,” tegas Budi.

 

Selama dibawah binaan GRIB Pemalang, lanjut Budi, lokasi Pujasera 09 tetap kondusif dan terkendali. Tidak ada laporan warga yang merasa diresahkan. Dan kami pun telah memasang baliho berisi larangan membawa senjata tajam, minuman keras berlebihan, berjudi, membuat keributan serta larangan keras menjalankan praktek prostitusi.

 

“Jadi, silahkan tangkap dan proses sesuai prosedur kalau memang ada dan ditemui praktek prostitusi langsung dilokasi, kami serahkan sepenuhnya karena itu sebuah kesalahan. Namun, kami akan berusaha back up penuh jika kami dipermainkan oleh siapapun,” pungkas Budi. (benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.