Digital Media Online

Akhirnya, Setelah 15 Tahun Menabung IGTKI Punya Kantor

0
Akhirnya, Setelah 15 Tahun Menabung IGTKI Punya Kantor
Akhirnya, Setelah 15 Tahun Menabung IGTKI Punya Kantor

INFOPANTURA.COM- Brebes- Setelah umpul-umpul (menabung) selama 15 tahun, akhirnya Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Brebes memiliki kantor sekretariat. Pendirian kantor didanai secara swadaya hasil iuran dari guru TK se Kabupaten Brebes, sehingga ketika berada di kantor serasa di rumah sendiri, rumahnya para guru TK Negeri dan Swasta.

“Alhamdulillah, dengan gotong royong seluruh anggota IGTKI akhirnya bisa membuat kantor walau dengan susah payah berjuang selama 15 tahun,” tutur Wakil Ketua IGTKI Kab Brebes Subiatun usai peresmian penggunaan kantor, di Jalan Setia Budi Brebes, Sabtu (28/5).

Subiatun menjelaskan, para anggota IGTKI telah gigih mendirikan gedung sekretariat dari iuran anggota secara suka rela. Setiap guru yang mendapatkan tunjangan sertifikasi maka secara sukarela mereka menyumbang untuk membangun ‘rumah’ mereka sendiri. Sebanyak 1.350 Guru non PNS masing-masing menyumbang Rp 100 ribu, sedangkan sebanyak 126 guru PNS menyumbang masing-masing Rp 200 ribu setiap mendapatkan tunjangan sertifikasi. “Alhamdulillah, gedung seluas 220 meter persegi dengan menelan dana Rp 730 juta,” terangnya.

Ketua IGTKI Provinsi Jawa Tengah Suliyem turut bergembira karena pembangunan ini bisa menjadi contoh bagi IGTKI-IGTKI lain di Jawa Tengah. “Ini merupakan satu-satunya IGTKI Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki gedung sendiri, IGTKI yang lain masih menjadi ‘kontraktor’,” ungkapnya.

Suliyem berharap, dengan adanya gedung sekretariat bisa meningkatkan koordinasi organisasi dan peningkatan kualitas guru TK di Kabupaten Brebes.

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dan pengguntingan untaian melati yang melintang dipintu masuk gedung. Sedangkan Ketua IGTKI Prov Jateng Suliyem memotong tumpeng yang selanjutnya diserahkan kepada Wakil Ketua IGTKI Brebes Subiatun. Mereka selanjutnya melakukan peninjauan ke dalam gedung, yang terlihat dengan fasilitas meja kerja dan meja tamu serta perabotan khas yang cantik menawan.

Dalam sambutannya, Bupati mengaku bangga dengan jiwa gotong royong yang dimiliki oleh guru guru TK. Terbukti mampu mewujudkan rumahnya sendiri tanpa harus meminta bantuan dari pihak lain. Kegigihan para guru TK yang mayoritas perempuan tersebut, memang sudah terbiasa dengan budaya menabung. Termasuk untuk mengumpulkan tabungan membuat gedung bisa terbukti dan sangat bagus.

Bupati menjelaskan, Pemkab Brebes telah memberikan perhatian kepada pendidikan Anak Usia Dini antara lain dengan menggelontorkan dana sebesar Rp 900 juta untuk operasional TK di Kabupaten Brebes. Pemerintah Pusat juga menggelontorkan dana BOP sebesar Rp 9 Milyar. “Masing-masing anak TK atau PAUD tahun 2016 diberi biaya operasional Rp 600 ribu per tahun,” tandasnya. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.