Digital Media Online

KONI Pemalang, Hidup Segan Mati Tak Mau

0 15
 Ketua KONI Pemalang Drs. Hery Kalyubi dan sekretaris KONI Agung Dewanto
Ketua KONI Pemalang Drs. Hery Kalyubi dan sekretaris KONI Agung Dewanto

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Masih menunggu Finalisasi. Itulah kalimat yang terlontar dari pengurus KONI kabupaten Pemalang ketika dikonfirmasi terkait anggaran. Pasalnya, total anggaran sebesar 4.5 Miliar yang diajukan KONI ke pemerintah daerah setempat sebagai follow up dari proposal yang diajukan oleh masing-masing pengcab, hingga saat ini belum jelas realisasinya.

Dalam wawancaranya dengan beberapa insan media diruang kerjanya, Senin (16/5/2016), Ketua KONI Pemalang Drs. Hery Kalyubi mengungkapkan, kondisi finansial yang carut marut ditubuh KONI sendiri secara otomatis akan berdampak ke masing-masing pengcab.

“Upaya KONI ke Pemda saya kira sudah maksimal, bahkan kominukasi pun inten kami lakukan. Tapi tetap saja terkesan buntu, kami disuruh menunggu surat dari bupati yang entah sampai kapan,” keluh Hery.

Hery mengatakan, kondisi seperti ini sudah bukan rahasia umum lagi. Bahkan dengan nihilnya anggaran, terkadang untuk memberangkatkan atletnya, pihak pengcab harus rela merogoh kocek pribadi jika ada agenda kejuaraan baik di tingkat daerah, regional maupun nasional.

“Kami (KONI) sangat mengerti dan paham betul apa yang dirasakan oleh para pengcab. Mereka juga sering menanyakan kapan dana dicairkan, tapi kami bisa apa?. Cuma penjelasan saja yang bisa kami sampaikan ke mereka,” kata Hery.

Senada dengan hal itu, Sekretaris KONI Pemalang, Agung Dewanto menambahkan, sebenarnya anggaran sudah diajukan ke Pemda dari awal, namun pihak KONI tidak mengetahui secara pasti penyebab anggaran yang telah diajukan tidak kunjung turun.

“Kalau boleh berpendapat, belum juga diturunkanya anggaran yang diajukan mungkin karena pemda masih merasa ketakutan dan belum percaya dengan kepengurusan KONI yang sekarang. Bisa dikatakan, kami terkena imbas dari kepengurusan yang terdahulu dimana pada saat itu segi manajemen dan keuangan tidak teratur dan tidak transparan sehingga terjadi penyelewengan dana,” kata Agung.

Kedepan, baik Hery Kalyubi maupun Agung Dewanto sepakat untuk mereformasi internal kepengurusan KONI Pemalang.

“Kami akan berusaha untuk bekerja secara maksimal dan transparan untuk kepentingan olahraga di Pemalang,” pungkas keduanya. (benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.