Digital Media Online

Klarifikasi Status Facebook, Fahmi Hakim dan Pengurus GP Ansor Sepakat Damai

0
 Fahmi Hakim dalam agenda klarifikasi di aula rapat kantor NU cabang Pemalang
Fahmi Hakim dalam agenda klarifikasi di aula rapat kantor NU cabang Pemalang

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Status facebook Fahmi Hakim yang sempat membuat berang ormas GP Ansor dan menjadi perbincangan hingga tingkat ranting akhirnya diklarifikasi pada Rabu (11/5/2016) di kantor NU cabang Pemalang.

Sebelumnya Fahmi yang juga anggota DPRD Pemalang fraksi PPP itu menulis status yang tampaknya telah menyinggung ormas tersebut. Akibat hal tersebut, tampaknya Fahmi harus memberikan klarifikasi untuk sedikitnya meredam kegaduhan yang terpicu agar tidak melebar.

Dalam klarifikasi yang dihadiri oleh Ketua PC NU Pemalang H. Ahmad Dasuki dan dihadiri oleh pengurus Banser Pemalang, Pengurus GP Ansor wilayah Jawa Tengah Gus Syarif, Pengurus GP Ansor cabang Pemalang Gus Hamdan serta lainya, Fahmi mengklaim tak memiliki maksud seperti yang dituduhkan.

“Apa yang saya tulis adalah spontan berdasar informasi dari teman ngobrol di kantin sewaktu saya mendampingi istri yang sedang dirawat di rumah sakit Siaga Medika,” cerita Fahmi.

Fahmi mengatakan, tidak ada maksud dan tujuan menyudutkan siapapun karena itu spontan.

“Konteks saya hanya menyammpaikan keluh kesah dari orang,” kata Fahmi.

Fahmi menegaskan, apa yang ditulisnya menjadi tanggungjawab pribadi tanpa ada sangkut paut kedinasan atau keorganisasian dirinya sebagai anggota dewan.

“Saya datang atas nama pribadi pemilik akun. Dan atas apa yang telah terjadi, saya meminta maaf,” tegas Fahmi.

Sementara, pengurus wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Gus Syarif mengatakan, simpel saja, ketika seseorang menyampaikan statement dimana itu dibaca oleh banyak orang dan informasi itu didapat dari sumber yang tidak bisa dipercaya, artinya orang itu bodoh.

“Kami sudah layangkan surat sebagai pernyataan sikap kepada pengurus ponpes. Target kami adalah menolak dihadirkanya ustd Hari Moekti sebagai pembicara, bukan untuk menghentikan agenda pengajianya,” tukas Gus Syarif.

Gus Hamdan sendiri sebagai pengurus cabang GP Ansor Pemalang mengungkapkan, apa yang di posting di facebook memang menimbulkan reaksi, tapi kami di didik untuk bertabayun (klarifikasi).

“Kita paham sepenuhnya semua ini terjadi bukan tanpa sebab, hanya perkembangan dari berbagai komentar yang agak mengerucut kami pandang perlu agar ini segera diselesaikan,” ungkapnya.

Maka dari itu, harapnya, setelah klarifikasi dan semua pihak saling memaafkan, persoalan ini cukup selesai sampai di internal saja dan kedepan tidak akan lagi permasalahan serupa.

Agenda klarifikasi yang berjalan selama hampir 2 jam tersebut ditutup dengan kesimpulan permintaan maaf dari Fahmi Hakim yang diterima oleh para pengurus GP Ansor dan permasalahan berakhir dengan dihapusnya status yang telah diposting oleh akun Fahmi Hakim. (benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.