Digital Media Online

Cegah Banjir, TMMD Bangun Tanggul

0

PicsArt_05-04-07.55.52

INFOPANTURA.COM-TEGAL – Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Sumurpanggang Kecamatan Marganada Nurjanah (50), senang bukan main. Talud yang diimpikan oleh warganya akhirnya dapat dibangun melalui Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2016.

“Biasanya kalau musim hujan, sungai ini airnya meluap sehingga sampai masuk rumah,” ungkap Nurjanah berkisah kepada Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno yang mengunjungi kegiatan TMMD di Kelurahan Sumurpanggang, Senin (03/05), usai membuka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2016 di Lapangan Sumurpanggang Kecamatan Margadana.

Dikatakan Nurjanah, talud yang dibangun tersebut untuk mencegah agar rumah penduduk di sekitar sungai kecil yang melewati belakang rumah-rumah warga RT 09 RW I Kelurahan Sumurpanggang.

“Tugasnya bu RT ini mengawasi juga pembangunan talud, saluran dan jalan di sini. Diharapkan keluhan selama ini telah teratasi dengan dibangunnya talud ini,” ungkap Walikota.

Babinsa Sumurpanggang Serda Slamet mengatakan kegiatan pembangunan talud serta jalan warga yang dilakukan mendapat respon baik dari warga. “Dari warga sini antusias, satu hari bisa sepuluh bisa delapan orang yang bekerja dengan sukarela. Jadi disini tidak ada masalah untuk tenaga sukarela,” ungkap Slamet.

Sebelum Walikota melakukan peninjauan lokasi TMMD, Walikota membuka TMMD secara resmi dalam Upacara Pembukaan TMMD Sengkuktung Tahap-I Tahun Anggaran 2016 di Kelurahan Sumurpaggang Kecamatan Margadana Kota Tegal. Walikota menyerahkan peralatan kerja kepada linmas dan anggota TNI yang bertugas dalam TMMD.

Kemudian Walikota membuka TMMD Sengkuyung Tahap I secara simbolis dengan pemukulan kentongan yang disaksikan oleh anggota Forkopimda atau yang mewakili, Wakil Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M.MPd dan Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH. Kemudian Waikota meninjau stand bazar Tim Penggerak PKK Kelurahan se-Kecamatan Margadana dan pengobatan gratis dan pelayanan Posyandu Kecamatan Margadana.

Danramil 21/Tegal Selatan Kodim 0712/Tegal Kapten CZI Suharto dalam laporannya mengatakan latar belakang TMMD di Kelurahan Sumurpanggang yakni adanya saluran air yang dangkal dan belum permanen sehingga apabila turun hujan lebat air akan meluap kepemukiman. Selain itu ada badan jalan yang belum di talud sehingga apabila turun hujan mengakibatkan badan jalan longsor dan terbatasnya swadaya masyarakat untuk membangun kelurahannya sendiri.

“Sasaran fisik pemasangan paving ukuran panjang 740,5  meter lebar 1,3 meter, pemasangan beton grefel diameter 20 panjang 29 meter, pemasangan saluran buis beton ukuran diameter 0,30 meter panjang 156 meter dan pembuatan talud panjang 20 meter lebar 0,3 meter dan tinggi 1,5 meter,” katanya.

Sasaran non fisik yakni penyuluhan TMMD, penyuluhan Wasbang dan Bela negara, Penyuluhan 4 Konsesus dasar nasional, penyuluhan bahaya terorisme dan radikalisme dan penyuluhan kenakalan remaja dan  bahaya narkoba penyuluhan KB dan kesehatan, sosialisasi keselamatan lalu lintas, penyuluhan hukum dan kamtibmas dan rekrutmen prajurit TNI.

“Pra TMMD selama 16 hari mulai tanggal 14 sampai 30 April 2016. Sementara pelaksanaan TMMS selama 30 hari mulai tanggal 3 Mei sampai dengan 1 Juni 2016,” ungkap Suharto.

Dikatakan Suharto, tenaga kerja setiap hari unsur TNI 40 orang, teknisi PU 5 orang, Linmas 10 orang dan Korpri 5 orang. Sumber dana APBD Provinsi Jawa Tengah Rp. 120 juta, APBD Kota Tegal Rp. 100 juta dan upacara buka tutup TMMD Rp. 5 juta. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.