Digital Media Online

Walikota Monitoring Titik Penilaian Adipura

0
 Walikota Monitoring Titik Penilaian Adipura

Walikota Monitoring Titik Penilaian Adipura

INFOPANTURA.COM-TEGAL – Penilaian Penghargaan bergengsi Adipura akan dilaksanakan mulai Senin (14/03). Untuk itu Pemerintah Kota Tegal telah mempersiapkan segala hal mengenai penilaian Adipura dan mempertahankan selama proses verifikasi yang berlangsung tiga bulan kedepan.

Untuk itu mencapai hasil terbaik dalam penilaian Adipura, Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno beserta jajaran Pemerintah Kota Tegal melakukan monitoring titik-titik penilaian. Seperti perumahan, ruang terbuka hijau, terminal, bank sampah dan gerakan kerja bhakti yang dilaksanakan pada Jumat (11/03) siang.

Walikota beserta jajaran Pemkot Tegal adakan agenda kerja bhakti dan pemantauan di titik-titik yang dijadikan tepat penilaian oleh tim penilai adipura yang akan turun nanti di setiap kecamatan. Disebutkan Walikota, untuk keseluruhan yang menjadi penilaian adipura sudah dikerjakan. Mulai dari TPST, ruang terbuka hijau diperbanyak, kelengkapan sarana dan prasarana serta pelayanan kepada mashyarakat dan kegotogroyongan yang telah dipersiapkan.

“Alhamdulillah dari aspek penilaian sudah memadai, sarana dan prasarana dan kepedulian terhadap lingkungan, ada bank sampah di RW-RW dan kesadaran para warga memberi tempat sampah di depan rumah, menjadi suatu nilai tambah untuk persiapan penilaian adipura. Tetapi kita tidak berhenti sampai disini, kita mengadakan sosialisasi terus sampai setiap kelurahan dan kecamatan kepada semua warga,” ungkap Walikota yang didampingi Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH, Asisten I Drs. Imam Badarudin, Asisten II Herlien Tedjo Oetami, Kepala Bappeda Kota Tegal Ir. Nur Effendi, MSi, Kepala KLH Kota Tegal M. Rudi Hersetyawan, ST, MSi dan Kepala SKDP di Lingkungan Pemkot Tegal, Camat dan Lurah yang mengikuti kegiatan monitoring.

Walikota tak henti-hentinya menghimbau dan mengharapkan seluruh elemen masyarakat Kota Tegal untuk peduli dan jaga lingkungan disetiap titik pantau. Walikota menanyakan mengenai ada tidaknya tempat sampah di depan rumah, ada tidanya bank sampah setiap RW dan lain sebagainya.

“Bahwa tahun 2016, menjadi tahun adipura untuk Kota Tegal,” sebut Walikota optimis. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Tegal menyebut kegiatan Walikota melihat titik-tiitik pantau. Titik pantau tersebut jika nilainya baik untuk dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Sementara titik pantau yang nilainya rendah untuk ditingkatkan.

“Perumahan-perumahan sudah tinggi. Tapi ada perumahan yang masih rendah nilaianya karena kepedulian masih kurang. Untuk itu pihak RT dan RW serta Kelurahan untuk menggencarkan sosialisasi. Selain itu dihimbau warga untuk tidak membakar sampah dan tidak menebang pohon apalagi Perda PPLH akan segera diterapkan. Sanksi bagi penebang pohon untuk mengganti dengan 50 pohon baru,” ungkap Rudy.

Penilaian juga dilakukan di pasar-pasar seperti pasar Sumurpanggang. “Mudah-mudahan saat penilaian mulai tanggal 14 Maret dengan pelaksanaan verifikasi selama 3 bulan. Sehingga masyarakat diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, saluran, sanitasi dan meningkatkan kepedulian,” ungkap Rudy.

Dalam kesempatan itu, dilaksanakan monitoring beberapa titik pantau. Antara lain di lapangan belakang SMA N 1 Tegal, dimana Walikota ikut memotong rumput dengan mesin pemotong rumput, Perumahan Pondok Martoloyo, bank sampah Dewi Shinta di Pondok Martoloyo, Jl.Lumba-lumba Tegalsari Tegal Barat dan Kompleks Terminal Kota Tegal sepanjang Jalan Mataram. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.