Digital Media Online

Seminar Parenting Modern Parent Modern Childern

0

IMG_0777

 

INFOPANTURA.COM-TEGAL – Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno membuka Seminar Parenting “Modern Parent, Modern Children” atau Orang Tua Hebat, Sahabat Anak yang diselenggarakan oleh Sekolah Islam Terpadu (SIT) Usamah di Rita Convention Hall, Minggu (28/02).

Seminar menghadirkan narasumber Ustadz Agus Jamaludin Al Hafidz dan Ustadzah Farida Nur Aini, S.Sos. Walikota membuka dengan resmi seminar yang dihadiri oleh orang tua murid yang bersekolah di SIT Usamah. Dalam sambutannya, Walikota sangat mengepresiasi kegiatan Seminar Modern Parent, Modern Childern yang digelar pada hari libur.

“Seminar ini memiliki momentum yang tepat dilaksanakan di hari libur, dimana orang tua, baik ayah dan ibu memiliki waktu lebih luang untuk anak dan kelarganya dan diisi dengan hadir mengingukti seminar,” tutur Walikota.

Dikatakan Walikota, di era perkembangan zaman saat banyak isu yang sangat memperihatinkan. Isu yang sering didengar dan sering diikuti adalah tindakan kekerasan terhadap anak. “Kekerasan terhadap anak itu tidak saja sifatnya fisiknya. Dengan perkataan yang menyakitkan pun itu sudah termasuk kategori tindakan kekerasan terhadap anak. Apabila ada luka bathin didalam diri anak, tentu kita tidak bisa membayangkan anak akan mencari tempat yang lebih dia merasa nyaman untuk mencurahkan isi hatinya,” jelas Walikota.

Walikota pun menyinggung tentang hal yang saat ini sangat memperhatinkan yakni Lesbian, gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang menjadi tanggung jawab bersama. “LGBT itu tidak bisa kita benarkan. Tugas kita sebagai orang tua, smart parent, modern parent, tetap berikan perlindungan terhadap anak, rasa nyaman, diayomi sehingga anak bisa memfilter di era serba maju dengan memilah-milah dalam memilih temannya, pendidikan yang diterima dan lingkungan yang baik. Sehingga sebagai orang tua sahabat anak-anak kita. Saya yakin bahwa orang tua yang hadir pada hari ini siap menjadi sahabat bagi anak-anaknya dan siap menjadi tempat bercerita bagi anak-anaknya,” harap Walikota.

Untuk itu, dengan mengikuti seminar ini, orang tua menyerap ilmu dan bisa diimplementasikan sehingga menjadi sabahat anak. “Anak-anak generasi emas kita. Kita pupuk dan bina sehingga anak-anak kita berkualitas ahlak, moral dan berpendidikan dan tetap bertaqwa kepada Allah SWT,” tutur Walikota.

Wakil Ketua Yayasan Sirath Mardanus, MSi yang menyebut kegiatan seminar tersebut dalat rangka melaksanakan agenda SIT Usamah in action.  “Menjadi penting bagi kita sebagai orang tua di zaman modern dengan berbagai rintangan ujian cobaan terhadap anak-anak kita ditengah kemajuan teknologi yan tentunya membawa dampak yang harus kita antisipasi bersama,” tutur Sirath menyampaikan latarbelakang seminar.

Disebutkannya, ditengah-tengah keluarga teknologi telah merambah, yang harus diantisipasi bersama dampak negatifnya. “Kalau teknologi sudah masuk ke keluarga tidak kita sadari dampak itu telah merambah ke keluarga kita,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Sirath, sebagai orang tua mempunyai kewajiban bersama anak dan istri membangun keluarga sesuai yang dicontohkan oleh Rasulallah SAW sehingga impian keluarga seorang akan menjadi keluarga didunia juga menjadi keluarga di surga menjadi kenyataan. “Kita sebgaai orang  tua tidak rela ada satu dari keluarga kita yang tidak bersama-sama kita di akherat kelak. Telepas dari kewajiban ktia sebagai seorang tua mendidikan anak-anak kita mengajari dengan akhlakul karimah yang baik sesuai yang dicontohkan Rasullah,” sebut Sirath.

Sementara salah satu narasumber Ustadzah Farida Nur Aini, S.Sos mengatakan saat ini orang tua tidak lagi menggunakan tradisional parenting tetapi menggunakan tradisional parenting dalam mendidik anak. “Kalau orang tua sekarang mengajar sesuai dengan orang tua saya saat mengajar saya, itu sudah ketinggalan zaman,” ungkap Farida.

Disebutkan Farida, ada beberapa cara yaitu orang tua harus update, jangan merasa sudah tua sehingga masalah anak tidak bisa dilepaskan begitus saja. Disebutnya, orang tua harus mengetahui perkembangan zaman. Orang tua harus mengetahui anak berinterakssi dengan dunia gadget. Jangan sampai orang tua merasa baik-baik saja dan anak terlihat baik-baik saja tetapi ternyata anak sudah  terlarut tenggelam dalam penggunaan gadget semakin dalam.

“Kalau anak sudah tenggelam akan semakin membuat jarak sedemikian lebar antara anak dengan orang tua. Padaha orang tua itu harus bertanggung jawab terhadap pendidikan anak, disamping orang tua harus memberikan pendidikan agama, karena pendidikan anak yang sebenarnya ada di rumah,” ungkapnya.

Untuk itu, orang tua harus benar-benar menjalin komunikasi yang baik bagaimana agar anak tidak ketinggalan zaman dan tetap gaul (*).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.