Digital Media Online

Program Student Exchange : Empat Pelajar SD Berangkat ke Malaysia

0

STUDENT EXCHANGEINFOPANTURA.COM – TEGAL – Empat pelajar SD Muhammadiyah I Tegal kelas V berangkat ke Malaysia dalam rangka mengikuti Program Student Exchange atau Pertukaran Pelajar. Mereka antara lain Muhammad Rafi Azam, Muhammad  Bintang Rizky, Muhammad Amar Abdullah dan Muhammad Samil Ahsan.

Keempat pelajar SD Muhammadiyah I Tegal merupakan bagian dari 33 siswa se-Indonesia yang mengikuti program pertukaran pelajar ke Malaysia. Keempatnya diberangkat pada Senin (22/02/2016) dan akan tinggal di Malaysia selama satu minggu dan di rumah milik orang tua teman sekolah di SD King George V dan SD Bantar Mahari Malaysia. Kemudian dilanjutkan city tour dan pulang ke tanah air pada Senin (29/02/2016). Syarat mengikuti program ini adalah siswa berprestasi yang menduduki rangking 1-5 di kelasnya.

“Diharapkan siswa mengetahui sistem pembelajaran dan mengenal budaya. Tujuan kami bukan negara lainnya agar mudah berkomunikasi karena Malaysia masih satu rumpun dengan Indonesia,” ungkap Kepala Sekolah SD Muhammadiyah I Tegal Bahrun Naim, usai beraudiensi dengan Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno di ruang Audiensi Kantor Walikota Tegal, Kamis (18/02/2016). Bahrun Naim datang bersama Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tegal, Sihono, MPd. Sementara Walikota didampingi Asisten II Herlien Tedjo Oetami, SH dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal Dra. Hendiati Bintang Takarini, MM.

Program pertukaran pelajar ini disebutkan bahrun Naim awalnya merupakan inisiatif murni SD Muhamamdiyah I yang kemudian ditawarkan kepada para orang tua murid. Diawali dengan pelaksanaan pendekatan ke sekolah tujuan maupun ke orang tua siswa.

“Program ini memperkenalkan dunia luar kepada siswa. Siswa juga diajak mengikuti pertukaran budaya dan teknologi seperti kontes robotik,” ungkap Bahrun Naim yang dalam kesempatan itu juga meminta doa kemudahan dan kelancaran kegiatan program pertukaran pelajar.

Sihono merasa bangga dengan program pertukaran pelajar ini didiharapkan dilanjutkan oleh sekolah-sekolah lainnya. “Jelas kami bangga anak-anak mengawali dari SD Muhammadiyah I. Agar banyak pengalaman baik menyangkut bidang akadmemik maupun ilmu pengtahuan umum,” ungkap Sihono. Ditambahkan Sihono, setidak-tidaknya program ini menambah wawasan guru SD Muhammadiyah agar terbuka pikirannya bahwa pendidikan di SD Muhammadiyah perlu dikembangkan dan perlu mencari pembanding yang ada disekolah luar negeri. “Setelah itu kita akan lanjutkan ke sekolah lain,” tutur Sihono.

Walikota berkesempatan berdialog dengan keempat siswa SD Muhammadiyah I yang akan mengikuti program pertukaran pelajar. Walikota bertanya kepada satu persatu siswa mengenai pengalaman sudah naik pesawat kemana saja, apa cita-cita mereka ketika  besar nanti, serta memberi nasihat kepada para siswa apa yang sebaiknya dilakukan di negeri jiran.  Seperti Bintang yang bercita-cita ingin menjadi pemadam kebakaran, Walikota berjanji akan mengajak Bintang berkunjung ke Kantor Pemadam Kebakaran setelah pulang dari Malaysia. Demikian juga Rafi Azam yang bercita-cita menjadi seorang tentara, diiming-imingi untuk berkunjung ke Markas Komando Militer (Kodim) untuk melihat TNI yang sedang bertugas.

Sementara Amar yang ingin menjadi pengusaha, Walikota memberi nasihat untuk kreatif dalam berbagai hal. Karena seorang pengusaha dituntut kreatif dalam memasarkan produk yang dijualnya. Sedangkan kepada Samil yang bercita-cita menjadi arsitek meminta nanti kalau sudah besar dapat kembali ke Tegal dan membangun Kota Tegal.
Walikota juga mengingatkan kepada para siswa peserta program pertukaran pelajar untuk tidak minder di negeri jiran. “Jangan minder ke negara orang karena negara Indonesia itu hebat. Negara lain pun banyak yang belajar ke Indonesia. Prestasi anak-anak Indonesia juga jago dalam perlombaan matematik dan sains dan ilmu pengetahuan alam,” tutur Walikota.

Walikota berpesan saat berangkat untuk berdoa dan tidak lupa meminta restu orang tua dan para guru serta harus menegakkan disiplin ketika belajar di negeri jiran. Dalam kesempatan itu, Walikota mendandatangani satu stel poci tanah, produk khas Kota Tegal, untuk diserahkan kepada sekolah yang dituju sebagai souvenir.
“Ini tandatangan Bunda. Tulisannya Best Regards, The Major of Tegal City,” kata Walikota usai menandatangani satu set poci dan cangkir khas Tegal. Secara pribadi Walikota juga memberikan uang saku kepada keempat siswa SD Muhammadiyah I Tegal yang berangkat ke Malaysia. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.