Digital Media Online

Kota Tegal Dianugerahi Penghargaan Percepatan IUMK

0

IMG_5357

INFOPANTURA.COM-TEGAL – Kembali Pemerintah Kota Tegal menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini Pemkot Tegal mendapat penghargaan berupa piagam Penghargaan dalam Percepatan Ijin Usaha Mikro Kecil (IUMK) kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil  di Kota Tegal dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM).

Penghargaan diterima oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal Drs. Soeripto pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2015 di Aula Hotel Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Minggu (20/12/2015). Rakor tersebut juga membahas agenda utama Reformasi Koperasi dan Implikasi UU No. 2 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terhadap Kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kab/Kota khususnya di bidang Koperasi dan UMKM.

Kemudian Piagam penghargaan diserahkan oleh Soeripto kepada Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno disaksikan Kepala Bappeda Kota Tegal Ir. Nur Efendi, Msi yang juga Plt. Diskimtaru Kota Tegal di Ruang Kerja Walikota Tegal, Kamis (31/12/2015).

Soeripto mengatakan Kota Tegal masuk urutan ke sebelas se-Jawa Tengah yang mendapatkan Piagam Penghargaan dalam Percepatan IUMK. “Baru Kecamatan Margadana yang sudah memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu di Kecamatan Paten. Kami sudah menerbitkan 268 IUMK,” ungkap Soeripto.

Oleh karena, Soeripto mengharapkan pada tahun 2016 semua Kecamatan di Kota Tegal sudah bisa memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu di Kecamatan (Paten).

Dalam rakor tersebut, sebelumnya Menteri Koperasi dan UMKM menyerahkan penghargaan berupa Pataka kepada Gubernur dan Bupati/Walikota yang berhasil mendorong IUMK di daerah.

Sementara Kementerian Koperasi dan UMKM akan menjalin kerja sama dengan Kemendagri dan Kemendag dalam penerbitan IUMK satu lembar oleh Camat dan tidak dikenakan biaya, menjalin kerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM dalam memberikan Hak Cipta secara gratis dalam rangka mendorong produktifitas usaha dan melindungi kreatifitas UKM.

Selain itu, Kemenkop dan UMKM tetap akan melakukan perluasan akses pembiayaan melalui penyaluran KUR yang saat ini maksimal Rp. 20 juta menjadi maksimal Rp. 25 juta dengan bunga semua 22 persen per tahun dan ke depan diupayakan menjadi 9 persen per tahun. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.