Digital Media Online

Baznas Santuni 625 Anak Yatim dan Tidak Mampu

0

IMG_2590

INFOPANTURA.COM-TEGAL – Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tegal menyantuni sebanyak 625 anak yang terdiri dari 300 anak yatim dan 325 anak dari keluarga tidak mampu. Mereka mendapatkan masing-masing Rp. 150.000-Rp. 200.000 dengan total dana yang dikucurkan Rp. 86 juta.

Ketua BAZNAS Kota Tegal KH. Harun Abdi Manaf mengatakan dana yang didistribusikan untuk menyantuni anak yatim dan anak dari keluarga tak mampu dari tingkat SD-SMA di Kota Tegal berasal dari hasil pengumpulan infaq dan sodaqoh dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkot Tegal, guru dan pegawai BUMN/BUMN di Kota Tegal periode bulan Agustus, September dan Oktober 2015.

Disebutkan Harun, sebenarnya BAZNAS mengirimkan surat kepada 156 sekolah dan 1 SLBN mulai tingkat SD hingga SMA untuk menyerahkan data anak yatim dan dari keluarga tak mampu. Namun hanya 90 sekolah yang mengirimkan sedangkan 67 sekolah tidak mengirimkan kembali. Dari 90 sekolah ada 1.136 anak yatim piatu dan 3.423 anak dari keluarga tak mampu sehingga jumlahnya 4.530 anak yatim piatu dan dari keluarga tak mampu. “Semoga dari 67 sekolah itu memang tidak ada anak yatim dan tidak mampunya,” ungkap Harun.

Namun, kata Harun, disebabkan keterbatasan dana yang dimiliki BAZNAS, maka dari 4.530 anak yatim piatu dan kurang mampu, baru 625 anak yang diberikan santunan. “Tujuannya agar anak yatim piatu dan kurang mampu dalam bersekolah selalu semangat menuntut ilmu,” ungkap Harun.

Dalam kesempatan itu, Harun atas nama BAZNAS menerima bantuan spontanitas dari siswa-siswi SMA N 4 Tegal sebesar Rp. 5.577.100, berupa uang koin dan lembaran seribu dan dua ribuan. Bantuan ini dikumpulkan dari seluruh siswa di SMAN 4 Tegal dan dimotori oleh siswa kelas 12 IPS sebagai kepedulian terhadap sesama. “Ini sesuatu yang luar biasa dan perlu ditiru oleh anak-anak sekolah lain. Nantinya dana dari siswa SMAN 4 Tegal juga akan disalurkan oleh BAZNAS,” ungkap Harun.

Salah seorang siswa Kelas 12 IPS SMAN 4 Tegal, M. Ali Ramadhani menyebut ide pengumpulan sumbangan dan diserahkan kepada BAZNAS memang dari kelasnya. Kemudian kelasnya mengumpulkan uang dari setiap siswa di SMAN 4 Tegal. “Ini akan menjadi kegiatan rutin kami dan akan diturunkan kepada adik kelas sebagai bentuk kepedulian kami kepada teman-teman kami yang kurang mampu,” ungkap Ali.

Walikota Tegal dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMAN 4 Tegal yang telah peduli terhadap sesamanya. “Jangan dilihat dari jumlahnya tetapi kepedulian mereka terhadap sesama pelajar yang sedang menuntut ilmu. Koin recehan itu disisihkan dari uang jajan. Untuk itu, saya juga akan menyumbangkan dari dana pribadi saya sebesar Rp. 2 juta kepada BAZNAS,” kata Walikota yang kemudian secara simbolis menyerahkan bantuan kepada BAZNAS usai sambutan.

Selain itu, Walikota menyebut zakat profesinya dari gaji tiap bulan sudah diserahkan kepada BAZNAS. “Himbauan untuk bapak dan ibu agar tergerak hatinya agar menyalurkan zakat, shodaqoh dan infaq di BAZNAS. Karena dalam harta milik kita ada hak orang lain,” himbau Walikota.

Dalam kesempatan itu Walikota bersama Forkipimda menyerahkan santunan secara simbolis kepada 10 orang siswa yatim piatu dan tidak mampu dari empat kecamatan. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.