Digital Media Online

Penggunaan Anggaran Pilkada Diduga Bermasalah, Komisi I Panggil KPU

0

 

 

INFOPANTURA.COM-Tegal-Selain menyisakan persoalan dugaan penggunaan dokumen palsu, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal 2013 ternyata menyimpan masalah lain. Permasalahan yang kini santer dibicarakan berbagai kalangan itu menyangkut penggunaan dana hibah yang digunakan kala itu.

 

Untuk meminta penjelasan persoalan tersebut, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kamis (15/10). Pasalnya, saat ini muncul dugaan adanya persoalan dalam realisasi penggunaan dana.

 

Ditemui usai menggelar rapat kerja dengan KPU, Ketua Komisi Komisi I Hery Budiman didampingi anggotanya Sisdiono Ahmad usai rapat kerja dengan KPU mengatakan

dari penjelasan KPU, pihaknya menilai surat pertanggungjawaban (SPJ) hibah Rp5,4 miliar belum diverifikasi oleh Inspektorat. Dimana, dari dana hibah yang mencapai Rp5,4 miliar untuk membiayai pelaksaan Pilkada 2013 silam telahdikembalikan oleh KPU sekitar Rp1,8 miliar.

 

” Hal itu dikarenakan realisasi belanja hibah untuk pelaksanaan Pilkada hanya 80 persen. Selain itu, anggaran untuk Pilkada tahap kedua karena tidak dipakai juga dikembalikan sebesar Rp2,8 miliar,” katanya.

 

Menurut politisi PKB tersebut, dari keterangan Sekretariat KPU, SPJ tidak dibuat secara bulanan, tetapi diserahkan secara menyeluruh pada akhir tahun. Namun, karena belum ada verifikasi dari pihak berwenang maka pihaknya masih menyangsikan. Apalagi dari 11 kelompok kerja (pokja) yang dibuat KPU, hanya ada tiga surat keputusan (SK) pokja yang dibuat. Padahal dalam pembentukan pokja harus melalui rapat pleno KPU.

 

Sementara, anggota Komisi I Sisdiono Ahmad mengungkapkan Dalam rapat pemanggilan tersebut juga terungkap pada September 2013 telah terjadi pergantian Sekretaris KPU. Yakni, dari Akur Sujarwo ke Irkar Yuswan Apendi. “Padahal, pada waktu itu baru ramai-ramainya proses tahapan pelaksana Pilkada,” ujar Sisdiono. (Teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.