Digital Media Online

Walikota Resmikan PATEN

0

IMG_9864

INFOPANTURA.COM-KOTA TEGAL – Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno meresmikan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Margadana, Kamis (27/8) di Pendopo Kecamatan Margadana Kota Tegal.

Peresmian PATEN ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Walikota Tegal dan dilanjutkan peninjauan ke ruang dan loket pelayanan PATEN.

Disebutkan Walikota, tujuan penyelenggaraan PATEN di Kota Tegal, untuk meningkatkan dan mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat di Kota Tegal serta penguatan kelembagaan kecamatan sebagai perangkat daerah.

“Pendelegasian atau pelimpahan sebagian kewenangan Kepala Daerah kepada kecamatan adalah salah satu syarat yang merupakan syarat substantif dalam penyelenggaraan PATEN,” ungkap Walikota saat Peresmian PATEN yang dihadiri Anggota Forkopinda, Wakil Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M.MPd dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Usai peresmian PATEN di Kecamatan Margadana, Walikota meminta tiga kecamatan lain juga mempersiapkan diri meliputi sarana dan pra sarana serta SDM. “Harapannya Kecamatan Margadana sebagai percontohan akan menjadi kecamatan pelaksana PATEN terbaik di Kota Tegal. Saya minta kepada seluruh Lurah di Kecamatan Margadana untuk mendukung pelaksanaan PATEN dan segera lakukan sosialisasi Program PATEN ini kepada masyarakat agar tercapai penyelenggaraan layanan prima di Kota Tegal terwujud dengan baik,” pinta Walikota.

Disebutkan Walikota, dengan adanya penerapan paten di seluruh kecamatan di Kota Tegal, maka ada tiga manfaat yang dapat diperoleh. Antara lain mempercepat pengambilan keputusan berkaitan dengan kepentiungan dan kebutuhan masyarakat setepat sehingga program-program pemberdayaan masyarakat di Kota tegal dapat cepat diimplementasikan.

Kemudian mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sehingga pelayanan menjadi berkualitas. “Bermanfaat juga untuk memunculkan kader kempemimpinan yang lebih handal, karena lebih teruji dengan tanggung jawab yang lebih besar,” ungkap Walikota.

Dalam sambutannya Walikota menyebut PATEN dilatarbelakangi adanya Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 126 menyebutkan kecamatan dipimpin oleh camat yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagaian wewenang Bupati/Walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.

Hal tersebut dipertegas kembali dengan PP No. 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan yang menyatakan selain melaksanakan tugas umum pemerintahan, Camat melaksanakan kewena gan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati/Walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Meliputi aspek perizinan, rekomendasi, koordinasi pembinaan, pengawasan, fasilitas, penetapan, penyelenggaraan dan kewenangan lain yang dilimpahkan.

Berkaitan dengan maksud tersebut Menteri Dalam Negeri telah menerbitkan Permendagi No. 4 tahuun 2010 tentang Pedoman PATEN serta petunjuk teknis PATEN. “Pelimpahan kewenangan pelimpahan kewenangan dari Bupati/Walikota kepada Camat, bukan berarti memindahkan kekuasaan dan mengurangi kewenangan Bupati/Walikota namun dikandung maksud untuk megurangi beban tugas yang bertumpu pada Bupati/Walikota, khususnya SKPD teknis kepada Camat sehingga Bupati/Walikota dan dinas teknis daerah dapat berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih strategis,” tutur Walikota.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Tegal Ir. Nunik Pratiwi dalam laporannya menyebutkan maksud dan tujuan penyelenggaraan. Disebutkannya Program  PATEN untuk mewujudkan Kecamatan sebagai pusat pelayanan masyarakat dan menjadi simpul pelayanan bagi kantor / badan pelayanan terpadu di Kota Tegal. Sedangkan tujuan PATEN diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menerima pelayanan yang lebih cepat dan terukur dengan jelas. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.