Digital Media Online

Walikota Minta Tidak Ada Pelanggaran Disiplin

0

WALKOT HUT RI KE 70INFOPANTURA.COM – KOTA TEGAL – Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno meminta PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal untuk tidak ada lagi pelanggaran disiplin.

Hal tersebut diungkapkan Walikota saat menjadi Pembina Upacara pada Upacara Peringatan HUT Ke-70 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah 2015 di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Senin (17/8) pagi. Upacara diikuti oleh Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, Asisten dan Kepala SKPD serta staf di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

“Jalan panjang PNS dalam mengisi kemerdekaan masih perlu terus ditingkatkan, terutama masalah kedisiplinan yang masih harus ditekankan dan saya minta ke depan tidak ada lagi pelanggaran disiplin,” pinta Walikota.

Walikota menyebutkan PNS adalah unsur utama sumber daya manusia aparatur negara, yang memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS yang mampu memainkan peran tersebut adalah PNS yang memiliki kompetensi tinggi yang diindikasikan dari sikap yang disiplin dan perilaku penuh kesetiaan dan taat kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesio-nal, sadar akan tanggung-jawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kondisi ideal PNS kita sempat tercoreng dari adanya demo PNS pada beberapa waktu lalu, sehingga melahirkan stigma di masyarakat bahwa PNS tidak bisa bekerja secara professional,” kata Walikota.

Dalam kenyataan inilah, lanjut Walikota, kemudian menjatuhkan sanksi disiplin terhadap PNS yang melakukan demo sebagai bagian punishment. “Namun demikian, pada garis yang lurus pula saya pun mendorong pemberian reward berupa kenaikan tambahan penghasilan pegawai berupa TPP kepada semua PNS dengan maksud untuk meningkatkan pelayanan PNS kepada masyarakat. Penyegaran di tubuh birokrasi dengan rolling dan mutasi pejabat untuk penyegaran kinerja juga dilakukan,” jelas Walikota.

Disebutkan Walikota, bisa dibayangkan apabila disiplin tidak ditegakkan apa yang akan terjadi pada generasi selanjutnya, pada pembangunan Kota Tegal yang harus dikawal visi misinya.

Dalam kesempatan itu Walikota membeberkan keberhasilan dan prestasi Pemerintah Kota Tegal dibawah Pimpinan Walikota Hj. Siti Masitha Soeparno sepanjang tahun 2014  telah banyak prestasi dicapai Kota Tegal, pelayanan publik semakin baik, cepat dan prima. “Bahkan akan kita dorong pada tahun 2015 dengan program (pelayanan adminitrasi terpadu kecamatan (paten) untuk launching pertama di Kecamatan Margadana, penerimaan CPNS Tahun 2014 kita pun mendapat apresiasi berupa penghargaan dari BKN,” kata Walikota.

Di bidang infrastruktur Pemerintah Kota Tegal pada tahun 2015 kembali membangun sebuah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang diperuntukkan bagi keluarga yang belum memiliki rumah.

“Saat ini sudah berdiri dua blok Rusunawa di atas lahan seluas 1,3 Ha, yang terdiri dari 196 unit Rumah. Dan saat ini tengah berlangsung pembangunan 1 blok lagi Rusunawa. Bangunan baru Rusunawa ini terdiri dari 5 lantai yang mencakup 98 unit rumah,” jelas Walikota.

Sementara pembangunan sarana dan prasarana umum juga terus ditingkatkan, seperti jalan, saluran, sanitasi, penerangan jalan umum dan lain sebagainya. Beberapa wilayah yang menjadi titik rawan banjir secara bertahap diatasi dengan teknologi penampungan air sementara, yakni Polder dan Kolam Retensi.
‘Serta bidang –bidang lain seperti kesehatan, pendidikan, pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan telah banyak kita lakukan,” sebutnya.

Sedangkan pada tahun 2015, Pemkot Tegal juga meraih prestasi   diantaranya penyerahan sertifikat dari BPN 8 Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kota Tegal, sehingga menopang legalitas aset pemkot, penghargaan Wahana Tata Nugraha kategori lalu lintas kota sedang, Upakarti Utama Pelaksana terbaik PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional, juara III Puskesmas berprestasi tingkat nasional kategori perkotaan, juga penghargaan tertinggi di bidang sanitasi award untuk kategori indikator regulasi, dan pengharagaan Computer Assiste Test (CAT) dari   Badan Kepegawaian Negara.

“Saya bersyukur karena Yayasan Anugerah Prestasi Insani (YAPI) dan Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa telah memilih saya untuk menerima Anugerah Citra Kartini Awards 2015. Tentu keberadaan dan kiprah saya sebagai seorang perempuan lebih didasarkan pada pengabdian saya kepada masyarakat Kota Tegal khususnya, dan bagi bangsa Indonesia pada umumnya,” jelas Walikota

Dikatakan Walikota, semua itu selaras dengan ajakan pemerintah pusat untuk mengisi kemerdekaan Indonesia ini dengan semangat “Ayo Kerja”. “Ke depan prestasi yang telah kita raih jangan sampai membuat kita semua menjadi cepat puas.  Hal tersebut justru menjadi tan-tangan supaya pemerintah dan masyarakat Kota Tegal lebih giat lagi. Man jadda wajada, artinya siapa yang mau ber-sungguh – sungguh berusaha,  akan mendapatkan  hasil yang  baik.” tutur Walikota,” pungkas Walikota. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.