Digital Media Online

Terjaring Razia Satpol PP, 8 PSK Dikirim Ke Resos Solo

0
Sejumlah Wanita yang diduga PSK terjaring Razia Satpol PP saat dilakukan assesment oleh Petugas.
Sejumlah Wanita yang diduga PSK terjaring Razia Satpol PP saat dilakukan assesment oleh Petugas.14

INFOPANTURA.COM – SLAWI – Sebanyak 8 wanita yang diduga PSK dikirim ke panti Rehabilitasi Sosial (Resos), Solo setelah terjaring Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal bersama dinas terkait dalam penyakit masyarakat (Pekat,) yang digelar Rabu (5/8) hingga Kamis (6/8) dini hari.

Razia melibatkan petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinsosnakertrans, Polres Tegal, Kodim 0712 / Tegal dan Brigif 4 – Dewaratna, Slawi.

Petugas mulai bergerak pukul 20.00 Wib dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat mangkal para wanita malam, diantaranya mulai dari eks lokalisasi karanggondang lebaksiu, kafe queen, wasor lebaksiu, lesehan jalan raya utama kota Slawi hingga Adiwerna dan sejumlah warung remang-remang di curug Pangkah.

Setelah melakukan penyisiran sebanyak 13 wanita diduga PSK berhasil dijaring disejumlah lokasi diantaranya di kafe queen 3 orang, wasor 3 orang, warung curug 6 orang, lesehan adiwerna 1 orang dan warung dukuhsembung pangkah 1 orang.

Sebelum dikirim ke Solo, mereka di bawa ke kantor Dinsosnakertran untuk dilakukan assessment oleh Petugas Dinsosnaketrans. Dari 13 wanita yang terjaring, 8 orang dikirim ke Solo, selebihnya dikembalikan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin, SH MM melalui Kepala Seksi Tramtib, Abadi Amanto SH S.IP mengatakan 8 wanita yang diduga sebagai penghibur / PSK selanjutnya dikirim ke Panti Rehabilitasi Sosial (Resos) Wanita Utama, Surakarta. “Dari 13 orang yang terjaring, 8 orang langsung dikirim ke Resos Solo,” terangnya.

Dia mengatakan, gelaran razia pekerja seks komersial (PSK) mendasari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum), khususnya tentang tertib sosial. Selain itu juga perintah Bupati Tegal. “Ini upaya untuk mengurang penyakit masyarakat (pekat) dan menciptakan tramtibum di wilayah Kabupaten Tegal,” imbuhnya

Abadi menambahkan, razia serupa bakal digelar rutin setiap pekan dengan sasaran sejumlah lesehan, remang – remang dan hotel. Sementara itu, 8 wanita yang diduga PSK dikirim ke Resos Solo menggunakan mobil dengan pengawalan petugas Dinsosnakertrans dan Satpol PP.

“Terimakasih kepada Kodim Tegal, Brigif 4/DR Slawi, Dinas Sosial dan Polres Tegal yang turut andil dalam razia ini, sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya. (s@n)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.