Digital Media Online

Festival Dolanan Anak Tradisional Meriahkan HUT RI

0

FESTIVAL DOLANAN ANAKINFOPANTURA.COM – TEGAL – Dolanan anak yang lama tak dimainkan,  Sabtu (22/8) kemarin ramai dimainkan oleh anak-anak sekolah tingkat SMP hingga SMA di Alun-alun Kota Tegal. Mereka sedang mengikutu Festival Dolanan Anak Tradisional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tegal dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sekitar 400 anak siswa-siswi perwakilan dari SMP dan SMA se-Kota Tegal  mengikuti empat dolanan anak tradisional. Yakni Gobak Sodor, Bakiak, Bentenng dan Rok Gebuk. Kesemua dolanan anak tersebut dimainkan secara berkelompok dan memerlukan strategi dan kerja sama untuk memenangkannya.
Panitia Penyelenggara Festival Dolanan Anak Tradisional Henny Koeshendartien Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kota Tegal menyatakan Festival Dolanan Anak Tradisional ini selain memeriahkan Peringatan HUT Ke-70 Proklamasi Kemerdekaan RI, untuk melestarikan berbagai dolanan anak tradisional yang kian terancam keberadaannya.
“Anak-anak zaman sekarang sudah jarang memainkan dolanan anak ini. Kebanyakan mereka asyik sendiri dengan gadget masing-masing. Dengan bermain bersama timbul jiwa sosialnya, dapat bekerja sama, dapat mengatur strategi dan tentunya lebih tangkas, cekatan dan sehat tentunya karena aktif bergerak,” ungkap Henny.
Disebutkan Henny, permainan yang dimainkan dipilih permainan yang dapat dimainkan oleh banyak anak dalam satu regu. Untuk memenangkan permainan diperlukan strategi, kerja sama, kekompakan dan kerja sama antar anak dalam satu tim. Selain itu dibutuhkan kerja keras diantara mereka untuk dapat menjadi juara.
Contohnya permainan Benteng, bagaimana satu tim mengalahkan dan merebut benteng lawan. Diperlukan strategi, kekompakan dan kerja sama satu tim untuk merebut benteng yang dijaga ketat oleh pihak lawan. Salah strategi dan kurang kerja sama saja bisa berbalik benteng sendiri yang diserang.
Gobak Sodor juga membutuhkan kekompakan dan strategi jitu untuk menghadang langkah lawan menerobos pertahanan dan bagaimana upaya tim untuk lolos dari titik awal ke titik belakang dari kepungan lawan yang mempertahankan barisan.
Sementara rok gebug masing-masing tim bermain untuk meruntuhkan kotak kayu dengan bola basket dan kemudian menyusun kembali kotak kayu seperti semula. Dengan tim lawan mencegah lawan menyusun kotak kayu dengan mengenai bola ke badan lawan.
Sedangkan lomba bakiak masing-masing tim terdiri dari 3 orang memakai bakiak berupaya menjadi tim pertama yang masuk ke garis finish. Dibutuhkan kekompakan tim dalam melangkah. Seringkali kekurangkompakan lawan membuat satu tim jatuh terjungkal.
Dalam lomba bakiak dimenangkan oleh SMP 8 Tegal sebagai juara I, SMK Astrindo juara 2 dan SMP 14 sebagai juara 3. Untuk lomba benteng juara pertama SMP 5, juara 2 SMA 5, juara 3 SMP 15 dan SMA 3. Lomba Gobak Sodor keluar sebagai juara pertama SMK YPT, juara 2 SMP 10, juara 3 SMP 19. Sedangkan Rok Gebung juara pertama SMA 5, juara 2 SMK YPT dan Juara 3 SMA 1 Tegal.
“Pemenang akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan dan thropy yang akan diserahkan saat malam resepsi nanti,” ungkap Henny. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.