Digital Media Online

Cipta Kondusifitas Pilkada Pemalang 2015, Polres Gelar Simulasi

0
Acara Simulasi pengamanan Pilkada Pemalang 2015 yang digelar oleh Polres Pemalang di Alun-alun Kota Pemalang
Acara Simulasi pengamanan Pilkada Pemalang 2015 yang digelar oleh Polres Pemalang di Alun-alun Kota Pemalang

INFOPANTURA.COM – Pemalang – Jajaran Polres Pemalang menggelar simulasi pengamanan Pilkada, Kamis (20/8/2015) di Alun-alun Pemalang. Tampak hadir menyaksikan agenda tersebut, Forkopimda Pemalang, ketua-ketua partai, para pasangan bakal calbup-cawabup, KPUD dan Panwas kabupaten Pemalang.

Dalam simulasi ditampilkan seluruh adegan sistem pengamanan Polri beserta instansi terkait pada tahapan-tahapan Pilkada, mulai dari saat pendaftaran, pencoblosan hingga pengumuman atau penetapan calon. Tampak juga diperagakan bagaimana anggota polri mengatasi berbagai gangguan seperti kerusuhan yang diciptakan oleh massa pendukung, mengamankan para pasangan bakal calbup-cawabup dari para perusuh, para tim sukses para pasangan bakal calbup-cawabup yang tertangkap tangan membawa uang dalam jumlah banyak yang diduga untuk praktek money politic, sampai dengan pembubaran pendemo pasca pemilihan  di kantor KPU setempat.

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K. dalam wawancaranya menyampaikan bahwa sampai saat ini situasi keamanan di kabupaten Pemalang masih kondusif. Namun demikian situasi politik bisa saja berubah dengan cepat, sehingga aparat kepolisian harus siap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.

Disampaikan juga bahwa tujuan simulasi tersebut adalah untuk meyakinkan kepada warga masyarakat khusunya pemerintah kabupaten Pemalang, bahwa Polres Pemalang serta instansi nterkait siap mengamankan Pilkada Pemalang. Untuk pengamanan Pilkada Pemalang Kapolres menjelaskan ada 575 personil polri yang disiapkan dengan dibantu 30 personil dari TNI.

Kapolres menegaskan bahwa secara keseluruhan wilayah kabupaten Pemalang masih aman. Kalaupun ada titik rawan, hanya pertimbangan tempat TPS yang jauh yang memerlukan pengawalan lebih dari titik aman.

“Pertimbangan kami adalah jarak yang sangat jauh, sehingga TPS-TPS tersebut memerlukan pengamanan lebih, dan pengamanannya juga menggunakan pola yang berbeda dari pola aman. Simulasi ini juga akan diterapkan nanti pada saat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati di KPU tanggal 24 Agustus mendatang,” jelasnya.

Sementara untuk mengantisipasi kerawanan menjelang pilkada yang rencana akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang, Polres Pemalang juga menyiapkan sniper yang akan ditempatkan pada titik-titik rawan.

“Sniper memang kami siapkan, tapi tidak akan dimunculkan mengingat situasi yang cenderung kondusif,” pungkasnya. (benx)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.