Digital Media Online

Walikota Hadiahkan Pak Pras Sepeda

0

walkot serahkan sepedaINFOPANTURA.COM – KOTA TEGAL – Hati siapa yang tak berbunga-bunga ketika menerima hadiah. Apalagi hadiah tersebut tak disangka-sangka akan diterima. Itulah yang dirasakan oleh Praseta (67) atau yang dikenal Pak Pras dan istrinya Kustari (67), pengelola Kantin Pras di Lingkungan Kantor Setda Kota Tegal. Pensiunan PNS di Setda Kota Tegal itu menerima hadiah berupa satu unit sepeda onthel dari Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno.

Walikota menyerahkan langsung hadiah tersebut kepada Pras dan istrinya di Ruang Rapat Kantor Walikota Tegal, Rabu (29/7) pagi.

“Sepeda ini semoga bermanfaat bagi Pak Pras dan keluarga, untuk antar-antar atau kegiatan lain. Saya yakin pak Pras sudah punya motor dan sepeda namun yang pas untuk diberikan ya sebuah sepeda,” ungkap Walikota kepada Pak Pras dan istrinya.

Pemberian sepeda sayur berwarna ungu itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Walikota Tegal terhadap Pras dan keluarga. Apalagi setiap hari Pras dan istrinya berada di Lingkungan Kantor Setda Kota Tegal untuk mengelola kantin, menggunakan sepeda yang telah 10 tahun dimilikinya sebagai kendaraan dari rumahnya di Jl Bandeng 21 Tegalsari menuju ke Balaikota dan sebaliknya. Biasanya pria yang senang melatih gamelan dan tenis itu berboncengan dengan istrinya. Bahkan dengan bersepeda, pria kelahiran Solo pada tahun 1949 itu sering ke Slawi, Waduk Cacaban dan tempat lainnya.

“Saya tidak menyangka mau dapat hadiah sepeda dari Ibu Walikota. Memang Senin kemarin baru ketemu, salaman terus ngobrol dengan Ibu Walikota usai pelepasan MTQ di Pendopo saat mau nganter istri naik sepeda pulang ke rumah. Lha kok sekarang dapat sepeda baru. Sepeda lama itu saya beli second di Pasar Cinde seharga Rp. 550 ribu 10 tahun lalu,” ungkap pria yang dikaruniai dua orang anak itu.

Kustari, istri Pras juga tak menyangka akan mendapatkan hadiah dari Ibu Walikota Tegal. Bahkan mimpi atau mendapatkan firasat pun tidak ada. “Saya deg-degan mau dapat sepeda dari Ibu Walikota. Kemarin ya tidak ada mimpi apa-apa,” ungkapnya polos.

Praseta mulai membuka kantin yang terletak di sebelah selatan Bagian Umum Setda Kota Tegal sejak tahuun 2005. Tepat tiga bulan usai ia mendapatkan SK pensiun dan tidak bekerja lagi, akhirnya atas permintaan teman-temannya untuk membuka sebuah kantin yang menyediakan kebutuhan untuk sarapan maupun makan sian bagi para PNS. Selain mengelola kantin, Pras melatih gamelan dan tenis lapangan.

“Untuk tenis bagi yang mau belajar pemula, ya tanpa mendapat bayaran. Sementara gending itu terus terang saya pengin teman-teman lainnya bisa, kalau ada yang mau ya diajarkan. Saya buka guru, kalau guru kan standart punya sertifikat,” ungkap PNS yang mengawali karirnya sebagai tenaga honorer di DPU.

Saat ini Pras melatih gamelan di SMP 13 dan SMP 15 setiap sabtu pukul 11 siang yang diikuti oleh murid-murid kelas dua. Sebab kelas dua disiapkan untuk pentas pada akhir tahun. Sementara di SMA 1 Tegal hanya insidentil jika ada acara yang membutuhkan tarian tambah atau lagu-lagu yang belum ada, ia ditarik melatih ke sana.

“Kemarin juga pernah mengajar PNS di Lingkungan Pemkot Tegal untuk belajar gending, setiap jumat sore. Sebab sambil mereka mengantar anak latihan sepatu roda di Halaman Balaikota, mereka belajar gamelan. Cuma memang hasilnya belu maksimal,” tuturnya yang bertugas terakhir di Bagian Umum Setda Kota Tegal.

Sosok sederhana itu punya keinginan melestarikan kesenian gamelan dengan mengajarkan kepada siapa saja yang ingin belajar. Meskipun tak semua alat gamelan ia kuasai, seperti sitter dan suling, tak menyurutkan cita-citanya. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.