Digital Media Online

Temukan Pasangan Nikah Siri Hingga Membubarkan Game Online

0

monitoringINFOPANTURA.COM – KOTA TEGAL – Pemerintah Kota Tegal bersama anggota Forkopinda Kota Tegal melaksanakan monitoring terhadap pelaksanaan Surat Edaran (SE) tentang Pengaturan Kegiatan Usaha dan Hiburan dalam Bulan Ramadhan 1436 H/2015 M No. 451.1/066, Sabtu (04) dini hari. Tim monitoring dipimpin oleh Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno. Turut memonitoring Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Hari Santoso, S.Sos, Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH dan Pimpinan SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Dalam monitoring tempat karaoke, spa, game online dan kos-kostan kedapatan dua wanita berbeda tempat kost, di Jl Blanak Tegalsari dan Kopleks GOR Wisanggeni, mengaku telah menikah siri. Selain itu ditemukan game online Tron Cyber Cafe di Kawasan Nirmala Square Kota Tegal hingga pukul 01.00 WIB yang masih beroperasi. Padahal sesuai ketentuan jam buka game online pada siang hari pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB dan malam hari pukul 21.00 WIB – 23.00 WIB.

“Pelanggaran jam operasional ini,” ungkap Walikota saat menjumpai masih banyak masyarakat yang bermain game online di Tron Cyber Cafe. Untuk itu, Walikota memerintahkan Satpol PP untuk membubarkan game on line dan menutupnya. Kemudian Satpol dengan pendekatan persuasif membubarkan permainan game dan satu-persatu pemain meninggalkan tempat. Sementara kios game online ditutup oleh Buki, pemilik kios air mineral HD Fresh, sebelah Tron Cyber Cafe.

Walikota menyebut pembubaran tersebut masih dilakukan dengan baik-baik. Namun jika pengelola tidak mengindahkan teguran, maka Pemkot akan memberikan surat  peringatan kepada pengelola.

Di kost-kostan tim monitoring menjumpai dua orang wanita yang mengaku menikah siri. Satu di Kostan Jl. Blanak Tegalsari, satu kost-kostan di kompleks GOR Wisanggeni dalam kondisi hamil. Seorang menunjukkan wanita menunjukkan Kutipan Akta Nikah yang ditulis diformulir dengan tulisan tangan. Bermeterai Rp. 6.000 sebanyak dua buah yang ditandatangani suami dan istri siri. dua orang saksi dan ditandatangani Abah Saefudin Zuhri di Jatibarang, tertanggal 15 Mei 2015.

Walikota meminta kedua wanita itu untuk menikah resmi daripada dinikahi siri. Apalagi salah satu wanta sedang hamil, dikhawatirkan anak yang akan dilahirkan tidak mendapat akta kelahiran. Wanita yang mengaku dinikahi siri ditemukan di kost-kostan dan kontrakan umumnya berasal dari luar Kota Tegal.

Sementara itu, tim juga memonitor beberapa tempat hiburan antara lain Paradiso, Flash Karaoke, Win’s Message, Sauna dan Spa, KJA Guest House, Blue Heaven. Rata-rata tempat hiburan telah mematuhi SE Walikota dengan menutup kegiatan selama bulan Ramadhan. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.