Digital Media Online

Empat Banom NU Dilantik

0

pelantikan nu kota tegalINFOPANTURA.COM – KOTA TEGAL – Empat Badan Otonom Nahdatul Ulama (NU) di Kota Tegal dilantik secara bersamaan saat Pengajian Akbar Khaul Imam Syafi’i  dan Peringatan Milad Nahdatul Ulama ke-89 di Alun-alun Kota Tegal, Minggu (17/5) malam.

Keempat Banom NU itu antara lain Gerakan Pemuda Ansor yang diketuai Imam Kharomain, Fatayat NU, Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Perempuan NU (IPPNU) Kota Tegal. Pelantikan dilaksanakan oleh pengurus pusat dan pengurus wilayah masing-masing Banom.

Hadir dalam acara tersebut Walikota Tegal Hj. Siti Masitiha Soeparno, Anggota Forkopinda Kota Tegal, Ketua DPRD Kota Tegal, Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Ketua PCNU Kota Tegal dr H Abdal Hakim Tohari, SP.RM. MMR dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus GP Ansor, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU cabang Kota Tegal, yang telah dilantik untuk menjalankan amanah konferenci cabang masing-masing.

Disebutkan Hakim, peristiwa ini merupakan peristiwa penting yang menunjukkan bahwa mekanisme organisasi dan perkaderan di Badan Otonom NU berjalan dengan baik dan mempunyai nilai strategis dimana mekanisme organisasi generasi muda NU berjalan, yang merupakan benteng pertahanan sekaligus kekuatan untuk pelestarian dan pengembangan ajaran islam berfaham ahlussunnah wal jama’ah dalam era global yang penuh tantangan, terutama terhadap dekadensi moral generasi muda dan pengkikisan nilai-nilai luhur tradisi ahlussunnah wal jamaah dalam kehidupan masyarakat.

Untuk itu, Hakim mengharapkan, semoga seluruh pengurus mendapatkan hidayah dan kemudahan dalam menjalankan amanah organisasi. “Kami harap dengan sungguh-sungguh menjadi pengurus sehingga kepengurusan merupakan wahana yang efektif sebagai pengkaderan untuk mencetak kepemimpinan umat dan bangsa,” harap Hakim.

Mengenai Khaul Imam Syafi’i, Hakim mengharapkan warga NU dapat mengambil pelajaran dari biografi atau manakib dari para nabi, sahabat nabi dan ulama. “Dalam manakib kita dapatkan ketauladanan yang dapat kita contoh keutamannya, semangat dan kegigihan perjuangannya,” ungkap Hakim yang menyebut Imam Syafi’i merupakan ulama besar yang tidak diragukanlagi kesholehannya. Ditambahkannya, Imam Syafi’i merupakan tokoh pemuda dengan pemikiran besar, pencetus fiqg dengan ijtihad-ijtihadnya, baik dalam ijtihad qoul qadim atau pendapat yang lama maupul qoul jadid atau pendapat yang baru.

Walikota Tegal Hj. Siti Masitha dalam sambutannya menyebut acara Khaul Imam Syafi’i tepat dilaksanakan sebagai penghargaan atas jasa dan karyanya yang tiada ternilai harganya bagi kemajuan dunia Islam. “Kita mewujudkan takzim kita pada beliau dalam bentuk pendalaman keilmuan kita tentang karya dan pemikiran-pemikiran beliau,” ungkap Walikota.

Kepada Warga NU Kota Tegal khususnya dan kaum muslimin umumnya, Walikota mengajak agar benar-benar membentengi diri dengan iman dan taqwa, meningkatkan pemahaman ilmu agama serta mempraktekan dalam kehidupan nyata sehari-hari, sesuai tuntuan Imam Syafi’i ini dengan sungguh-sungguh. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.