Digital Media Online

Nelayan Segel SPBN

0 7
ilustrasi
ilustrasi

INFOPANTURA.COM – Kota Tegal – Rencana pemerintah untuk memberlakukan harga BBM jenis solar bagi kapal nelayan berbuntut penolakan dari nelayan. Minggu (2/2) pgi tadi puluhan nelayan dari Kota Tegal Jawa Tengah melakukan aksi penyegelan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kompleks pelabuhan perikanan.

Koordinator aksi Tambari Gustam saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan kebijakan pemerintah untuk memberlakukan harga khusus solar bagi kapalnya bukanlah kebijakan yang pro rakyat. Justru dengan pemberlakuan tersebut banyak nelayan yang terancam kehilangan mata pencaharian.

” Saat seperti ini nelayan dalam kondisi terpuruk. Cuaca buruk menyebabkan mereka tak dapat melaut, kini ditambah lagi rencana pemerintah memberlakukan harga khusus bagi solar yang kami gunakan. Ini betul-betul membuat kami semakin terjepit,”katanya.

Tambari mengatakan dalam Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2012 dan Peraturan Menteri ESDM nomor 18 tahun 2013, disebutkan untuk pembelian solar bagi kapal diatas ukuran 30 GT diberlakukan harga industri. Dimana harga solar industri bisa mencapai Rp 13.470,- per liternya jauh dibanding dengan solar subsidi yang hanya Rp 5.500,- per liter.

” Ini tentu akan membuat biaya perbekalan akan membengkak. Jika dengan solar subsidi kami hanya mengeluarkan Rp 25 juta untuk sekali berlayar, maka dengan harga industri bisa mencapai Rp 600 juta hanya untuk solar saja. Belum perbekalan lainnya, karena kebutuhan solar kami sekali berlayar mencapai 25 KL,”terangnya.

Oleh karenanya nelayan melakukan aksi penolakan dengan menyegel SPBN tersebut. Nantinya selama tuntutan belum dipenuhi yakni pencabutan perpres dan Permen tersebut maka SPBN tidak akan memberikan pelayanan penjualan.[teguh@infopantura.com]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.