Digital Media Online

Tonton ‘Sang Kyai’ Bupati Minta Koreksi

0
Bupati dan Pejabat lainnya berdoa sebelum menonotn film
Bupati dan Pejabat lainnya berdoa sebelum menonotn film

INFOPANTURA.COM – Brebes – Bupati Brebes terang-terangan meminta dukungan dan koreksi dari Ansor dalam pelaksanaan tugasnya. Hal itu dilakukannya saat penyelenggaraa acara nonton bersama film ‘Sang Kyai’ dalam rangka Ansor Bersholawat di alun-alun Brebes, Ahad (08/12/2013) malam kemarin. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Brebes Narjo dan Sekda Brebes H Emastoni Ezam SH MHum beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Bupati mengatakan Kepemimpinannya selama satu tahun ini, barulah langkah awal. Namun berbagai program telah dijalankan dengan baik karena telah terjalin dengan semua pihak. Termasuk dari jajaran Ansor telah memberikan sumbangsih yang tidak sedikit pada Pemkab Brebes.

“ Oleh karenanya demi kebaikan bersama kami mohon koreksi atas kepemimpinan kami selama setahun ini,” ungkapnya.

Sebelum menonton bareng Sang Kiai, pembicara KH DR Fariz El Haq Fuad Hasyim dari Cirebon mengingatkan kepada kader Ansor untuk terus menjaga Kiai untuk tegaknya Islam dan NKRI. Sebab Kiai memiliki andil yang besar dalam mendirikan NKRI dan mempertahankan Ahlussunah Wal Jamaah.

Hilangnya Kiai, sulit mencari penggantinya. Tetapi ketika Presiden ataupun Bupati belum apa-apa sudah antri,” terang Fariz yang juga Pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor.

Ia mengataka jangan sampai nasib Kiai seperti pada zaman orde baru yang di kebiri perannya dan dimarjinalkan. Kiai saat itu seperti daun salam, dipakai saat dibutuhkan namun ketika sesudahnya cuma dibuang saja.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Tengah Drs Jabir Al Faruqi meminta agar Ansor bisa berperan dalam masyarakat. Ketika negara sedang sakit misalnya, wajib mengobati. Namun ketika baik harus didukung penuh. Termasuk, Bupati Brebes bila telah menunjukan kinerja dengan berbagai program yang Islami dan Pro Rakyat harus didukung penuh oleh Ansor.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kab Brebes, menjelaskan kegiatan Ansor Bersholawat tidak hanya pengajian umum. Namun berbagai kegiatan digelar sebagai manifestasi kecintaan kepada Rosulullah SAW. Terutama kegiatan yang menyangkut tentang kepekaan sosial sehingga nilai-nilai rahmatan lil alamin sebagai misi utama Islam bisa terwujud.  Antara lain santunan kepada para abang becak, donor darah, festival rebana, lomba tata administrasi masjid, pemutaran film ‘Sang Kiai’

Sementara itu, Film Sang Kiai menceritakan pendudukan Jepang ternyata tidak lebih baik dari Belanda. Jepang mulai melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei (menghormat kepada Matahari). KH Hasyim Asyari sebagai tokoh besar agamis saat itu menolak untuk melakukan Sekerei karena beranggapan bahwa tindakan itu menyimpang dari aqidah agama Islam. Menolak karena sebagai umat Islam, hanya boleh menyembah kepada Allah SWT. Karena tindakannya yang berani itu, Jepang menangkap KH Hasyim Asyari. (teguh@infopantura.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.