Digital Media Online

IPAL Komunal JICA Sumbangan Jepang Diresmikan

0

tanda tangan

INFOPANTURA.COM – Kota Tegal – Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak MH ingin mewujudkan IPAL Komunal dibangun untuk seluruh Kota Tegal. Hal tersebut diungkapkannya saat meresmikan IPAL hibah JICA Jepang di RT 12 RW II Jalan Subali Kelurahan Slerok Kota Tegal Jawa Tengah Jumat (13/12). Peresmian IPAL Komunal dirangkai dengan kegiatan Monitoring Wajah Kota dengan bersepeda.

Ide pembuatan IPAL Komunal untuk seluruh Kota Tegal ini sendiri telah dipaparkan oleh Dr Tanaka dari Pusat Pengembangan Tekologi Tepat Guna Pengolahan Limbah Cair Jepang. Tanaka mengklaim IPAL Komunal ini merupakan IPAL paling berkualitas di Indonesia. Menurut Tanaka, IPAL Komunal di Kelurahan Slerok ini berbeda dengan IPAL di Indonesia pada umumnya.

“IPAL komunal yang biasanya menggunakan proses anaerob saja, yang tidak membutuhkan oksigen. Akan tetapi masalahnya kualitas air yang dihasilkan masih kurang memadai, air limbah tersebut masih mengeluarkan bakteri patogen yang bermunculan yang mencemari air limbah,”katanya.

Tanaka mengungkapkan IPAL Komunal ini, selain anaerob ada tambahan proses aerob sehingga kualitas hasil akhir air limbah menjadi bagus, bakteri patogen hampir tidak ada.

Mendengar paparan Tanaka, Ikmal mengatakan ketertarikannya untuk membangun IPAL Komunal untuk seluruh Kota Tegal.  Sebab, IPAL Komunikal di Kelurahan Slerok ini merupakan yang terbaik di seluruh Indonesia sesuai apa yang dikatakan Tanaka.

“Bagaimana kalau IPAL Komunal ini dibuat untuk seluruh Kota Tegal. IPAL jadi satu sekalian. Saya pernah ke Hong Kong yang satu pulau bisa dibuat hanya satu IPAL. Apakah menjadi suatu yang fantatis. Kalau terealisasi maka saya yakin tingkat kesehatan masyarakat Kota Tegal akan meningkat.

Tetapi mau dibangun apa tidak, tergantung kemauan dan dananya ada apa tidak,” ungkap Ikmal.

Disebutkannya, untuk membangun IPAL Komunal di Slerok yang digunakan oleh 80 KK, kebutuhan lahan hanya 35 meter persegi. Ikmal berharap IPAL Komunal ini bisa menjadi percontohan di seluruh Indonesia.

Sementara berkaitan dengan pencemaran air, hal ini tergantung kesadaran masyarakat Kota Tegal yang selama ini tidak termanage dengan baik. “Lihatlah di sungai masih banyak masyarakat yang membuat limbah ke sungai. Kalau ada kotoran yang terbuang ke sungai secara langsung bisa menimbulkan pencemaran sehingga derajat kesehatan kita menurun,” tutur Ikmal.

Disebutkan Ikmal, kalau ada IPAL Komunal diharapkan kesehatan masyarakat meningkat maka produktifitas juga meningkat sehingga kesejahteraan akan meningkat.[teguh@infopantura.com]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.