Digital Media Online

Bupati Tegal: Prestasi Merupakan Tantangan Dunia Olahraga Termasuk Karate

0

Staf Ahli Bupati Tegal Serahkan Piala Kepala Bakorwil III Jateng Kepada Kontingen Solo Sebagai Juara Umum Pada Kejuaraan Karate.
Staf Ahli Bupati Tegal Serahkan Piala Kepala Bakorwil III Jateng Kepada Kontingen Solo Sebagai Juara Umum Pada Kejuaraan Karate.

INFOPANTURA.COM – Slawi – Pengembangan Olahraga karate diharapkan dapat membawa motivasi dalam menempa generasi muda yang tangguh baik dari segi fisik maupun mental menuju generasi muda yang berkepribadian dan penuh semangat.

 “ Dalam kontek kompetisi, prestasi merupakan tantangan bagi dunia olahraga termasuk karate. Untuk itu, saya menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya mendorong atlet karate di daerah untuk berprestasi lebih baik lagi ditingkat yang lebih tinggi,” Jelas Pj. Bupati Tegal Ir. Satriyo Hidayat saat membuka Kejuaraan Karate memperebutkan Trophy Bakorwil III Prov. Jateng di Gedung Yaumi Center Slawi, sabtu (23/11) belum lama ini.

 Dirinya menegaskan, setiap atlet untuk menguatkan tekad agar bisa meraih prestasi di kejuaraan ini. Prestasi itulah yang dapat dijadikan tiket untuk mencapai puncak keberhasilan di kejuaraan yang lebih besar baik di tingkat lokal, regional, maupun internasional.

 Dengan menjalani pertandingan seperti ini diharapkan para karateka akan semakin matang menghadapi berbagai kejuaraan yang lebih tinggi, apalagi karateka yang tampil dalam Kejuraaan ini adalah karateka-karateka terbaik yang berasal dari daerah masing-masing. Melalui kejuaraan ini akan berlangsung sebuah proses pembinaan dan pembibitan para karateka, karena kejuaraan seperti ini akan menjadi lahan uji kualitas para karateka, sehingga apapun hasilnya akan memberikan pengaruh baik bagi peningkatan kualitas para karateka. Untuk itu, kejuraan  karate seperti ini perlu kita dukung bersama, dan diberikan perhatian yang besar agar nantinya dapat menjadi motivasi dan semangat bagi para karateka, sehingga cabang olahraga beladiri ini benar-benar mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya bagi pecinta beladiri karate.

 “ Setiap atlet harus tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas dan semangat fair play dalam setiap pertandingan yang diikuti. Karena nilai-nilai itu merupakan nilai inti dari setiap cabang olahraga”, ungkap Pj. Bupati.

 Ketua Koordinator Cabang Federasi Karate Tradisional Indonesia (Korca FKTI) Kabupaten Tegal Sutoyo, SH. MH dalam laporannya mengatakan, kejuaraan karate diikuti oleh 250 peserta dari Korda FKTI Jateng dan Korda FKTI DIY, serta Korca FKTI Kabupaten Kudus, Semarang, Magelang, Klaten, Wonosobo, Brebes dan Kabupaten Tegal serta Kota Surakarta.

 Dikatakan Sutoyo, Kejuaraan karate mempertandingan 42 jenis pertandingan dari kelas Yunior sampai Senior, yang meliputi Kumite, Kata dan Fukugo dengan sistem pertandingan yang dikembangkan oleh ITKF (International Traditional Karate Federation), yaitu peraturan pertandingan karate yang murni dikembangkan dari Jepang, baik dari segi tehnik, peraturan pertandingan maupun sistem penilaiannya. Pertandingan dengan sistem ini lebih mengutamakan kemurnian tehnik dan jiwa Bushido yang dapat menjadi tolok ukur pembinaan oleh raga prestasi, khususnya karate tradisional agar dapat mampu berkembang dalam pembinaan yang berkelanjutan.

 Kejuraan karate tahun 2013 mengambil tema “Dengan Dijiwai Semangat Bushido, Kita Perkokoh Kerukunan Bangsa serta Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Sebagai Juara Umum I diraih oleh Kontingen dari Solo, Kedua dari Semarang dan Ketiga UGM Yogyakarta. Kontingen yang menjadi juara umum disamping mendapatkan Tropy juga mendapatkan uang pembinaan.(ahmad@infopantura.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.