Wednesday, 27 July 2016
NEWS TICKER
Beredar Film Panas Artis »  Jatah 50 Kursi DPRD Jadi Rebutan Caleg »  Pendaftaran Program Pascasarjana UPS Tegal Dibuka »  Harga Tiket Bus Naik Selama Lebaran »  WORKSHOP BEDAH SKL UN IPA 2014 “Kesiapan Hadapi Ujian Nasional” »  PO Dedy Jaya, Hajikan Sopir Teladan »  Komunitas Paper Replika Indonesia (Peri) Region Solo Gelar Pameran Aneka Jenis Paper Craft »  Pelajar 2 Sekolah Terlibat Tawuran, Seorang Terluka Parah »  PT. KAI Stop Operasional Kereta Tegal Express »  Rengginang Singkong Ala Kersana »  Terlindas Truk Dum, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan »  Banjir, Jalur Pantura Dialihkan »  Penyembelih Hewan Betina Terancam Pidana »  BMKG: Di Tegal suhu mencapai 34 Derajat Celcius Belum Termasuk Suhu Cuaca Ektreme »  BEM UNS Solo Tanam 1.500 Pohon »  Pantura Terputus, Kiriman Paket Menumpuk »  Panwas Resmi Laporkan Dugaan Money Politik »  Walikota Resmikan Gajahmada Cinema »  Pria Asal Tegal Ciptakan Alat Hemat BBM »  Manjakan Pengunjung, Satwa Ular Terbesar Se Jateng Bakal Dihadirkan » 
 
Home » Index » Dijadikan Kegiatan Ekstra Wajib, PMR SMP 3 Dinilai
INDEX

Dijadikan Kegiatan Ekstra Wajib, PMR SMP 3 Dinilai

Thursday, 12 September 2013 - 506 Views
Dijadikan Kegiatan Ekstra Wajib, PMR SMP 3 Dinilai

Dijadikan Kegiatan Ekstra Wajib, PMR SMP 3 Dinilai

INFOPANTURA.COM – Kota Tegal – Hampir di semua sekolah,Palang Merah Remaja (PMR) hanya dijadikan kegiatan extra pilihan. Namun tidak demikian dengan SMP Negeri 3 Kota Tegal Jawa Tengah. Pihak sekolah menjadikan kegiatan tersebut sebagai kegiatan ekstra wajib selain Pramuka. Atas prestasi itulah PMI Kota Tegal mengikut sertakan sekolah tersebut dalam lomba PMR teladan tingkat provinsi Jawa Tengah.

Sebagai rangkaian lomba, Tim penilai dari Provinsi Jawa Tengah melakukan penilaian terhadap sekolah bersangkutan. Penilaian dilakukan tim juri yang terdiri atas 3 orang pada Kamis (12/9) tadi.

Dalam smabutannya Kepala SMP 3 Reno Heru dalam sambutannya mengatakan kegiatan PMR  merupakan pekerjaan sukarela.Oleh karena itu pihaknya  mendukung penuh kegiatan tersebut.

” Dan sebagai wujud nyata dukungan kami menjadikan kegiatan tersebut menjadi kegiatan extra wajib,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua PMI Kota Tegal Suranto, SPd mengatakan PMR dijadikan kegiatan resmi ekstrakurikuler selain pramuka merupakan hal yang langka. Sebab hampir di semua sekolah yang ada  kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai pilihan.

” Salah satu pertimbangan inilah kami mengajukan sekolah tersebut maju dalam lomba. Meski juara bukan tujuan akhir namun eksistensi PMR harus tetap ada,” sebutnya.

Sementara itu Ka. Dinas Pendidikan Dra. Titik Andarwati melalui Sekretaris Dinas Drs Jihardi mengharapkan  agar dalam penilaian penguasaan materi SMP 3 bisa menjadi juara di jateng. Namun Jika ada kekurangan nantinya bisa diperbaiki.

Koordinator tim penilai Kaeksiningsih mengatakan lomba PMR teladan merupakan Program kerja tahunan ke 3. Dalam kegiatan itu juara bukan yg utama tetapi yg baik bisa menjadi contoh bagi yang lain.

Ekni mengatakan teknis penilaian dibagi dalam 3 sesi. Presentasi, wawancara 1, dan wawancara 3. ” Dalam wawancara 1 dilakukan dengan 5 siswa yang bukan anggota PMR serta 2 guru yang bukan pembina. Tujuannya mengetahui tentang PMR dimata mereka. Sesi terakhir interaksi dengan anggota PMR,” pungkasnya.[Teguh]

Related Post

Comment

Your email will not be displayed.

Page: /baca/pantura-hari-ini/2013/09/dijadikan-kegiatan-ekstra-wajib/ :