Digital Media Online

Pasar di Kota Tegal akan Berkonsep Pasar Modern BSD dan Bintaro

0

konsep pasar

INFOPANTURA.COM-TANGSEL – Usai melaksanakan studi banding bidang pendapatan di Dinas Pelayanan Pajak Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno dan pejabat Pemkot Tegal kembali “ngangsu kawruh” di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) Provinsi Banten.

Walikota Tegal dan rombongan diterima oleh Walikota Tangsel Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH dan Wakil Walikota Tangsel Drs. H. Benyamin Davnie, Plt. Sekda Kota Tangsel Muhamad dan jajaran Pemkot Tangsel di Kantor Walikota Kota Tangerang Lantai IV, Selasa (22/03).

“Studi banding ini terkait dengan penataan Pasar Modern di Tangerang Selatan dimana pasar itu lepas dari konotasi kotor dan kumuh. Ini yang saya dapatkan dari Pasar BSD, tidak meninggalkan gaya tradisional yakni transaksi antara pedagang dan pembeli tetapi dilengkapi dengan sarana dan prasarana memadai, sehingga kenyamanan dan keamanan berbelanja di Pasar menyenangkan bagi konsumen,” ungkap mengutarakan maksud kunjungan Walikota Tegal di Kota Tangsel.

Walikota didampingi Plt. Sekda Kota Tegal, Asisten II Herlien Tedjo Oetami, Kepala Bappeda Kota Tegal Ir. Nur Effendi, Kepala DPPKAD Drs. R. Supriyanta, Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Drs. Soeripto, Kepala Bagian Humas dan Protokol Dra. Hendiati Bintang Takarini, MM, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Ir. Haryana, Plt. Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Mujiharti, SH, MH dan Plt. Bagian Umum Heru Prasetya, STTP.

Disebutkan Walikota, di Kota Tegal terdapat 14 pasar yang dikelola oleh Pemkot sehingga dengan menghitung kemampuan APBD, Pemkot Tegal diharapkan bisa mengimplementasikan fungsi pasar tradisional seperti yang dilakukan di Tangerang Selatan.
“Konsep pasar modern di Tangsel akan diimplementasikan di Kota Tegal. Dengan konsep tradisional modern bahwa kita tetap mengikuti perkembangan zaman tapi tidak meninggalkan tardisi. Sehingga tidak terimbas berbagai mart-mart yang ada dan pedagang kecil masih tetap hidup,” jelas Walikota Tegal.

Di Kantor Walikota Tangsel, Walikota Tangsel mengatakan menyambut baik dan mengucapkan selamat datang, meski baru berusia 7 tahun, meski diibaratkan lahir, masa honeymoon telah selesai. Pasar memang menjadi PR bagi Tangsel karena banyak pasar di Tangsel dikelola oleh swasta. Dua menteri dan presiden datang di Pasar Modern BSD tetapi melihat pasar Modern BSD tetapi pasar ii dikelola oleh pihak swasta. PR lainnya lima tahun kedepan, yakni ada tiga atau empat pasar milik Pemkot Tegal yang baru diserah terima dari Kabupaten Tangerang akan direvitalisasi.

Disebutkan Walikota Tangsel PR Pemkot Tangsel mulai dari APBD Perubahan untuk revitalisasi pasar Ciputat maupun pasar lainnya. Pemkot Tangsel juga melakukan skema apakah menggunakan dana APBD atau minta swasta melakukan investasi dengan Bangun Serah Guna atau Bangun Guna Serah. “Dalam revitalisasi kami lakukan dengan melengkapi sarana dan prasarana yang tentunya lebih baik dari pengelolaan swasta,” ungkap Walikota Tangsel yang mengaku pernah berkunjung ke Kota  Tegal saat acara Asosiasi Pemerintah Kota (APEKSI).

Selain mengunjungi Pasar Modern BSD, rombongan juga berkunjung ke Pasar Modern Bintaro. Usai kunjungah, Soeripto menyatakan ingin terjadi perubahan pasar di Kota Tegal yang ternyata pasar Modern Bintaro cukup bagus penataan los dan lapak . “Bedanya ini dikelola oleh pihak swasta kalau di Kota Tegal merupakan milik Pemkot Tegal. Awal mungkin Pasar Kejambon, Pasar Bandung dan Pasar Kraton, mudah-mudahan tertata bagus los dan lapaknya nanti,” ungkap Soeripto.
Menurut Soeripto, revitalisasi pasar di Kota Tegal akan dilakukan mulai dengan APBD tahun 2016 yang akan dilaksanakan di pasar Bandung. Sedangkan Pasar Kejambon dilaksanakan tahun 2017 dengan ajuann Rp. 3,6 M, dibangun dua lantai seperti Pasar di Jagasetru Cirebon. “Dengan atap tinggi, ventilasi dan penerangan memadai, karena Pasar Kejambon tidak memungkinkan lagi pengembangan ke kanan dan kiri. Mudah-mudahan nanti kita bisa terapkan di Kota Tegal,” harap Soeripto. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.