Digital Media Online

Akibat Cuaca Ekstrim, Ratusan Nelayan Tegal Pilih Tidak Melaut

0 55

INFOPANTURA.COM (Tegal) – Cuaca ekstrim dan gelombang tinggi yang lemnada laut jawa dan perairan Tegal, membuat ratusan nelayan tradisional Kota Tegal terpaksa  tidak melaut. Nelayan lebih memllih melakukan kegiatan lain seperti memperbaiki perahu ataupun menjahit jaring.

Ketua HNSI Kota Tegal Riswanto mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dari BMKG Semarang. Saat ini, wilayah perairan tengah dilanda cuaca ekstrem atau baratan. Karenanya, dia mengimbau kepada nelayan yang terpaksa sudah melaut agar memperhatikan keselamatan.

“Kami sudah memberitahu dan mengimbau kepada nelayan, sekarang cuaca sedang tidak bagus. Lebih baik tdak melaut dulu menunggu cuaca membaik kembali,” kata Riswanto, Kamis 21 Jauari 2021 siang.

Akibatnya lanjut Riswanto, dengan cuaca ekstrem ini sangat berdampak kepada nelayan tradisional yang melautnya sehari. Sebagian besar nelayan memilih tidak melaut karena memperhatikan keselamatan diri.

“Di Muara Anyar ini, kebanyakan nelayan pinggiran, yang berangkat jam 5 pagi, pulang jam 2 siang.  Yaag satu perahu hanya satu orang, kalau cuaca baik dan ikan lag rame bisa satu perahu 2 orang. Tapi karena sekarang lagi sepi ikan, ya cukup 1 orang saja,” ujarnya.

Riswanto menambahkan, saat ini jumlah perahu tradisional di Muaraanyar ada 200 unit dan yang melaut hanya 50-an. Kemudian di Muarareja Timur ada 300 perahu dan yang berangkat sekitar 100-an.

Sementara menurut nelayan, Woro (42) warga Muarareja mengatakan, ia terpaksa mencari ikan seorang diri, karena tidak mampu membayar orang.

“Pencarian lagi sepi, kadang hasil kadang tidak. Itung-itungan untuk biaya operasional,  solar dan makan sekitar Rp 200 ribu. Kalau dapat Rp 400 ribu, dipotong baiaya operasional Rp 200 ribu, sisa Rp 200 ribu, itupun masih kotor. Tapi kalau lagi tidak dapat ikan ya rugi,” ungkap Woro.   

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.