Digital Media Online

Melalui ‘Jithak Jakwir’ Solusi Untuk Melestarikan Budaya Tegal

0 21

INFOPANTURA.COM (Tegal) – Seiring perkembangan jaman dan kemajuan tehnologi, budaya lokal nyaris terkikis oleh budaya luar, termasuk Budaya Tegal. Para tokoh dan budayawan Tegal, kwatir lambat laun budaya Tegal juga akan punah. Lantas bagamaimana kita menceritakan kepada anak dan cucu, jika ditanya soal budaya Tegal.

Dengan rasa kekkwatiran itu, para tokoh dan budaya Tegal berkumpul untuk menemukan gagasan dalam melestarikan dan mempertahankan budaya Tegal. Karena budaya dapat membentuk karakter. Obrolah budaya tersebut dikemas dalam Jithak Jakwir atau Ajak Teman (bahasa ngapak) di Cafe Literasi Sakila Kerti, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kamis Malam. 05/11/2020.

Pengelola Cafe Literasi Sakila Kerti Dr Yusqon mengatakan obrolan tersebut membahas tentang budaya dan karakter. Obrolan yang dikemas dalam ‘Jithak Jakwir’ bahasa ngapak. Obrolan tersebut mempertemukan gagasan tokoh tegalan.

“Dengan obrolan tersebut, diharapkan ikut membantu menjaga budaya Tegal,” kata Yusqon.

Budayawan Kota Tegal Atmo Tan Sidik menyampaikan obrolan tersebut juga membahas tentang budaya Kota Tegal dengan tetap menjaga kearifan lokal. Karena potensi budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Seperti, budaya tulis, wangsalan, seni teater utamanya penulisan sejarah. Termasuk mentradisikan hari jadi Kota Tegal dengan mengunakan bahasa Tegalan.

“Hal Ini unikum, karena sudah diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Daerah, dengan memberikan toleransi untuk budaya tegal,” ujar Atmo.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.