Digital Media Online

Brebes Juga Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19 Binda Jateng

0 2,933

BREBES – Wilayah Kabupaten Brebes, kembali menjadi sasaran vaksinasi yang dilakukan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah Sabtu (18/12) siang. Targetnya, 15.000 dosis akan disuntikan kepada warga di 8 Kabupaten.

Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, mengatakan vaksinasi massal untuk masyarakat secara door to door dilakukan di Kabupaten Pekalongan, Brebes, Tegal, Banyumas, Banjarnegara, Purworejo, Magelang dan Pati. Adapun targetnya, sebanyak 15.000 dosis.

“Terdapat sebanyak 15 titik sentra pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan binda jateng di 8 Kabupaten tersebut,”katanya.

Menurut Kabinda, khusus di Brebes dilaksabakan di Desa Slatri dan Pemulihan Kecamatan Larangandan Gedung Serbaguna Kecamatan Songgom.  Kabinda menyebutkan, di berdasarkan laman resmi https://vaksin.kemkes.go.id/, capaian vaksinasi tahap 1 untuk Provinsi Jawa Tengah hingga 17 Desember 2021 mencapai 75,10 persen dengan total penduduk yang telah divaksin sebanyak 21.574.317 jiwa dari target 28.727.805 jiwa. Dari data tersebut, masih terdapat sebanyak 7.153.488 jiwa belum divaksin.

“Konsep door to door jemput bola masih menjadi strategi kita dalam mengejar capaian vaksinasi kami tiap pelaksanaan vaksin. Hal ini karena banyak warga yang selama ini belum vaksin memang memiliki kendala dalam menjangkau lokasi sentra-sentra vaksin,”tandasnya.

Menurut Kabinda, dengan mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga tingkat desa bahkan mendatangi rumah warga, pihaknya yakin semakin banyak warga yang tervaksin dan terbantu mendapatkan vaksin. Sesuai arahan Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan bahwa vaksinasi perlu digencarkan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan herd immunity / kekebalan komunal.

“Binda Jateng sesuai instruksi pimpinan, melaksanaan vaksinasi, dengan harapan kekebalan komunal segera terbentuk dan Pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, terlebih saat ini varian omicron telah terkonfirmasi masuk di Indonesia. Masyarakat diminta tidak panik, dan tetap menegakan protokol kesehatan secara ketat, dan melaksanakan vaksinasi,”pungkasnya Kabinda. (Redaksi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.