Digital Media Online

SKPD Diharap Lari Kencang Gapai Program Kerja

0

dpa1

INFOPANTURA.COM-BREBES-Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE berharap kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk berlari kencang dalam menggapai program kerja. Hal ini dilakukan agar percepatan pembangunan di Kabupaten Brebes bisa terlaksana dengan maksimal tanpa harus menunggu akhir masa anggaran.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dalam acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) tahun anggaran 2016 dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan APBD tahun 2016 di Pendopo Kabupaten, Rabu lalu (30/12/2015).

Ketersediaan anggaran sesuai dengan DPA, lanjutnya, telah memberikan sinyal untuk pelaksanaan kegiatan. Bila tidak berlari kencang, maka akan terjadi penumpukan kegiatan di triwulan keempat. “Sekiranya bisa dilaksanakan sejak awal Januari, mengapa harus mengulur-ulur waktu?” ujarnya.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar dalam berlari kencang tersebut tidak menabrak aturan-aturan yang telah ditetapkan. Sehingga bisa selamat sampai pada titik finish, tanpa adanya kendala yang bisa membuat rusaknya tatanan birokrasi.

Untuk itu, Bupati berpesan kepada Kepala SKPD, Kepada Kades, organisasi kemasyarakatan perlu adanya komitmen yang kuat untuk membantu pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Dilaporkan oleh Sekda Emastoni Ezam, bahwa untuk pendapatan daerah tahun anggran 2016 sebesar Rp 2.626.314.944.000,- naik sebesar Rp 193.438.873.000,- atau 7,99 persen bila dibandingkan Pendapatan 2015 yang sebesar Rp 2.432.879.271.000,-.

Sedangkan untuk belanja darah tahun anggaran 2016 dianggarkan sebesar Rp 2.962.040.019.000,- naik sebesar Rp 84.359.426.000,- atau 2,93 persen bila dibandingkan belaja tahun 2015 setelah perubahan sebesar Rp 2.877,680.593.000,-.

“Kenaikan belanja tersebut, belum termasuk peanmbahan belanja bantuan keuangan Gubernur kepada Bupati, karena penetapan APBD Kabupaten Brebes mendahului penetapan APBD Provinsi Jateng,” papar Emastoni.

Setelah penyerahan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA), seluruh pengguna anggaran menandatangani pakta integritas anti KKN disaksikan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE, Wakil Bupati Brebes Narjo, Sekda H. Emasthoni Ezzam, SH, MH dan Kepala DPPK Drs. Diding Setiadi.

Penandatanganan integritas pengelolaan APBD tahun 2016 yang bebas KKN ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan pemerintahan Kabupaten Brebes yang bersih. Bupati mengajak kepada pengguna anggaran agar berhati-hati dan sesuai peruntukkannya.

“Jangan sampai ada yang berani menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan yang lain karena segala tindak penyelewengan akan diproses sesuai dengan hukum,” tegas Idza. (wasdiun)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.