Digital Media Online

Sungai Glandangan Meluap, Ratusan Rumah di Dua Kecamatan Terendam Banjir

0 12

INFOPANTURA.COM (BLORA) – Hujan deras dengan durasi cukup lama, mengakibatkan Sungai Glandangan di Kecamatan Kedung Tuban, Kabupaten Blora meluap, Rabu (30/12/2020). Akibatnya, ratusan rumah di Kecamatan Kedung Tuban dan Ngawen tergenang banjir.  Tidak ada korbana jiwa dalam musibah itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Hadi Praseno melalui Tim reaksi cepat (TRC) Agung Tri, mengatakan pada hari rabu tanggal 30 Desember 2020 sekitar jam 15.00 – 18.30 WIB turun hujan lebat dengan durasi lama di wilayah Kecamatan Kedung Tuban mengakibatkan banjir luapan Sungai Glandangan.

“Hujan cukup lama dan deras, sehingga Sungai Glandangan meluap,” Hadi Praseno melalui Tim reaksi cepat (TRC) Agung Tri, Rabu (30/12/2020).

Akibat luapan Sungai Glandangan, lanjut Agung Tri sejumlah desa terendam banjir dianyaranya,  di Kecamatan Kedung Tuban yakni Desa Kedung Tuban, meliputi DUSUN NINGALAN RT 1 dan 3 RW 7 jumlah rumah terendam sekitar 30 rumah dengan ketinggian air 80-120cm, DUSUN DUKOH RT 2, 3 dan 7 RW 3 jumlah rumah terendam 7 rumah dengan ketinggian air 40-50cm, DUSUN PUCUNG  RT 1, 2 dan 3 RW 4 jumlah rumah terendam 125 rumah dengan ketinggian air rata2 50-120cm, DUSUN WADUNG RT 1 dan 7 RW 5 jumlah rumah terendam 50 rumah dengan ketinggian air 50-100cm, RT 2 dan 6 RW 6 jumlah rumah terendam 70 rumah dengan ketinggian air 50-120cm, dengan kergian materi dinding rumah beberapa warga jebol dan roboh.

Di DESA NGRAHO meliputi DUSUN NINGALAN RT 1 RW 6 jumlah rumah terendam 50 rumah di RT 2 RW 6 jumlah rumah terendam 3 rumah, RT 5 RW 6 jumlah rumah terendam 1 rumah, rata rata ketinggian air 100-150cm. Di DUSUN NGRAHO RW 2 RT 7 rumah terendam 4 rumah ketinggian air sekitar 20-30cm. Di DESA WADO RT 7 RW 4 jumlah rumah terendam 3 kk ketinggian air rata2 skitar 50cm. Di DESA SIDOREJO  RT 3 RW 2 jumlah rumah terendam 12 rumah ketinggian air rata rata 100-150cm, RT 4 RW 1 jumlah rumah terendam 4 rumah ketinggian air rata rata 50-80cm, RT 6 RW 1 jumlah rumah terendam 3 rumah, ketinggian air rata rata 150-200cm.

Sedangkan di Kecamatan Ngawen meliputi  DESA NGAWEN, salah satu dinding rumah milik Supardi warga Sawahan Kel. Ngawen 4/5 robol (kejadian 18:15wib). Desa Kendayan  sekitar 25 – 30 rumah dan luapan dari sawah antara Desa  Kedungsatriyan dan Desa Kendayaan. Hal ini dikarenakan lokasi pemukiman Ledok. Ketinggian air yang sampai rumah mencari 15cm. Ada beberapa lokasi yang sudah surut.

“Kami dari BPBD mengambil langkah diantaranaya, melaksanakan pendataan assesment di lokasi,   melaksanakan evakuasi warga yang terjebak banjir, melaksanakan penyisiran lokasi banjir, pemantauan dan monitoring wilayah, berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk rencana tindak lanjut.” pungkasanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.